Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Partai Liberal Kirim Nama Keluarga Sama Untuk Satu Rumah

Selasa 28 Jun 2016 12:30 WIB

Red:

abc news

abc news

Foto: abc news

Sejumlah wanita di Australia telah menghubungi ABC dan mengatakan bahwa bahan kampanye pemilihan umum yang dikirimkan oleh Partai pemerintah, Partai Liberal yang dikirim ke alamat rumah mereka dengan menggantikan nama keluarga ysng disesuaikan dengan nama keluarga pria yang tinggal di rumah tersebut.

Beberapa diantara perempuan tersebut menikah resmi, yang lainnya tidak, dan semuanya mengatakan mereka tidak pernah terdaftar menggunakan nama tersebut.

Kelly Tall mengatakan dia menikah namun tidak pernah mengubah nama keluarganya, dan mengatakan terkejut ketika tiba di rumah kemarin menemukan sebuah surat yang ditujukan kepada dirinya oleh Anggota Parlemen Partai Liberal Nick Varvaris.

"Kami menikah namun kami menikah di Amerika Serikat, jadi saya memperkirakan Kantor Catatan Sipil akan tahu hal tersebut karena kami tidak pernah mendaftarkan ke sana." katanya.

Tall mengatakan dia tidak suka dengan perubahan nama keluarga tersebut.

"Ini pemikiran tahun 1950 sekali dimana asumsinya bahwa seorang pria dan seorang wanita yang tinggal bersama akan menggunakan nama keluarga yang sama. Saya kira itu dugaan tanpa fakta jelas." kata Tall.

Melissa Ran mengatakan terkejut ketika menerima surat untuk dia dan suaminya dari Perdana Menteri Malcolm Turnbull dan calon Liberal Geoffrey Winters.

"Saya tersinggung atas dua alasan." kata Ran.

"Pertama ini sikap kuno dan seksis karena penting sekali bagi saya ketika saya menikah, saya masih memiliki otonomi sendiri. Saya tahu tidak semua perempuan berpandangan seperti itu, yang boleh-bole saja, namun bagi saya ini masalah sangat penting."

"Dan kedua, saya kira ini menunjukkan keterbelakangan, bahwa mereka yang berkuasa di Australia tidak memiliki hubungan dengan generasi muda."

"Pria dan wanita bisa hidup bersama di negeri ini, dan banyak diantara mereka bahkan tidak memiliki hubungan sama sekali . Oleh karena itu saya bingung mengapa dugaan ini dibuat."

Alex Lee tidak menikah namun hidup bersama dengan partnernya, dan juga menerima surat yang menggunakan nama depan dan nama keluarga partnernya.

"Pertama, saya bingung," katanya. "Dan kemudian saya merasa marah."

"Saya pemilik apartemen tempat tinggal saya dan pacar saya pada dasarnya adalah penyewa jadi bagi mereka untuk menduga bahwa kami menikah, sehingga saya akan menggunakan nama keluarga pacar saya, adalah hal yang aneh."

Di sosial media sudah muncul beberapa contoh serupa dimana perempuan lain mendapat nama keluarga dari pria yang tinggal di alamat yang sama, beberapa diantara adalah kakak beradik, yang lainnya cuma teman serumah.

Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Komisi Pemilihan Australia (AEC) telah membantah bahwa mereka terlibat dalam penyediaan informasi mengenai nama keluarga tersebut.

"AEC memang memebrikan data pemilih kepada partai politik, namun tidak memberikan rincian terbaru mengenai nama keluarga bila tidak ada lapora perubahan nama." kata AEC dalam sebuah pernyataan.

Program World Today ABC telah menghubungi kantor pusat kampanye Partai Liberal lewat telepon dan email dengan pertanyaan apakah mereka menyadari adanya kesalahan ini, seberapa luas kesalahan tersebut, dan apa yang mereka lakukan untuk memperbaiki kesalahan.

Partai Liberal sejauh ini belum memberikan jawaban.

Melissa Ran mengatakan dia juga sudah menghubungi Partai Liberal dan ingin mendapatkan jawaban.

"Malam tadi, saya bertanya data base apa yang mereka gunakan, dan bagaimana mereka bisa menyimpulkan hal seperti itu, karena semua ini mengejutkan." kata Ran.

Sejauh ini Ran juga belum mendapatkan jawaban.

Diterjemahkan pukul 15:15 28/6/2016 oleh Sastra Wijaya. Simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ABC News (Australian Broadcasting Corporation). Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ABC News (Australian Broadcasting Corporation).
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA