Sabtu 02 Jul 2016 05:30 WIB

Sejarah Hari Ini: Pilot Amelia Earhart Menghilang Secara Misterius

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Ani Nursalikah
Amelia Earhart
Foto: Historia
Amelia Earhart

REPUBLIKA.CO.ID, Pada 2 Juli 1937, Amelia Earhart dan navigatornya Frederick Noonan hilang saat pesawat mereka dalam penerbangan mengelilingi dunia. Mereka hilang di antara New Guinea dan pulau Howland, sebuah pulau di tengah Samudera Pasifik.

Amelia Mary Earhart adalah seorang pelopor penerbangan, penulis, dan pejuang hak perempuan AS. Earhart adalah perempuan pertama yang menerima Distinguished Flying Cross. Ia mendapat penghargaan itu karena ia adalah perempuan pertama yang terbang sendiri menyeberangi Samudera Atlantik.

Dikutip dari The People History, ia juga membuat banyak rekor lainnya, menulis buku yang terjual paling banyak tentang pengalaman terbangnya dan memiliki peran penting dalam pendirian Ninety Nine, organisasi pilot perempuan. Amelia Earhart lepas landas dengan pesawatnya Lockheed L-10E Electra, dari Miami dengan navigator Fred Noonan pada 1 Juni 1937.

Setelah berhenti beberapa kali di Amerika Selatan, Afrika, India dan Asia Timur, mereka berakhir di Lae, New Guinea pada 29 Juni 1937. Mereka telah menyelesaikan perjalanan sekitar 22 ribu mil (35 ribu kilometer). Hanya tinggal 7.000 mil (11 ribu km) tersisa dari perjalanan yang akan menentukan mereka telah berhasil mengelilingi dunia dan sisa dari perjalanan tersebut akan melewati Samudera Pasifik.

Pada 2 Juli (tengah malam), pasangan itu menuju pulau Howland, pulau yang terletak di Samudera Pasifik, namun ternyata mereka telah mengalami sesuatu yang buruk yang merupakan awal dari tragedi ini. Pemancar 50 watt transmitter yang digunakan oleh Earhart dipasang pada antena tipe-V sehingga menimbulkan kekacauan gelombang radio.

Transmisi suara terakhir dari Amelia Earhart yang dapat didengarkan sebagai berikut.

“Kami seharusnya tepat di atas Anda, tetapi kami tidak dapat melihat Anda dan bahan bakar hampir habis. Berulang kali gagal menghubungi melalui radio. Kami terbang di ketinggian 1.000 kaki. Kami berada pada garis 157 337. Kami akan mengulangi pesan ini. Kami akan mengulangi pesan ini pada 6210 kilohertz. Tunggu".

Komunikasi terputus dan mereka menghilang. Upaya pencarian dilakukan satu jam setelah komunikasi terakhir Amelia. Sejak saat itu pesawat dan mereka berdua tak pernah ditemukan dan dinyatakan hilang, meskipun upaya pencarian besar yang menghabiskan dana empat juta dolar AS.

Selanjutnya: Adolf Hitler Bersihkan Pengkhianat Partainya

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement