Rabu 21 Sep 2016 02:44 WIB

Retas Situs United Airlines, Mahasiswa Ini Malah Dapat Hadiah

Rep: Ahmad Fikri Noor/ Red: Nur Aini
United Airlines. Ilustrasi
Foto: Reuters
United Airlines. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, GEORGIA -- Mahasiswa Universitas Georgia, Amerika Serikat Ryan Pickren sudah beberapa kali terlibat masalah karena memiliki keahlian meretas situs. Akan tetapi, kini Pickren mendapat berkah dari keahliannya. Ia berpartisipasi dalam program pencarian bug atau masalah dalam sistem dari maskapai United Airlines.

Dikutip dari Travel and Leisure pada Senin (19/9), ia kemudian mendapat 15 juta miles atau setara dengan 300 ribu dolar AS (Rp 3,9 miliar). United Airlines memang sengaja mengundang para hacker untuk meretas sistem mereka dengan bayaran 1 juta miles per satu temuan kecacatan berat. Dengan jumlah itu, artinya Pickren berhasil menemukan 15 bug kelas berat.

Pickren bukan satu-satunya hacker yang menemukan masalah pada situs maskapai penerbangan. Bulan lalu, seorang ahli keamanan siber berusia 19 tahun Olivier Beg juga mendapat 1 juta miles karena menemukan 20 masalah keamanan tingkat menengah dan rendah.

Pickren tidak mengambil seluruh hadiah yang diberikan United Airlines. Ia  memilih mendonasikan lima juta miles untuk kampusnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement