Senin 10 Oct 2016 09:33 WIB

Duh, Gergaji Ternyata Digunakan Dokter untuk Membantu Proses Persalinan

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Nidia Zuraya
Ibu melahirkan
Ibu melahirkan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Siapa sangka jika gergaji pertama kali dibuat untuk membantu proses persalinan. Anda mungkin berpikir, bagaimana mungkin alat yang digunakan secara luas untuk industri kayu justru awalnya untuk membantu wanita melahirkan?

Sejarah mencatat pada 1783-1785 beberapa dokter Skotlandia menciptakan peralatan baru untuk membantu prosedur amputasi, bedah, dan symphysiotomy menjadi lebih mudah. Symphysiotomy adalah operasi yang bertujuan untuk menghilangkan tulang rawan dari pubis untuk memperlebar jalan lahir, serta menyelamatkan nyawa perempuan yang kesulitan melahirkan dan anaknya.

Operasi memakan waktu hanya dua hingga tiga menit dan biasanya dilakukan di bangsal. Pembedahan ini menambah ukuran outlet panggul dan memungkinkan bayi cepat lahir lewat jalan normal, yaitu melalui vagina.

Dilansir dari Unrealfacts, Senin (10/10), peralatan baru yang belakangan dikembangkan sebagai gergaji itu dirancang untuk mempercepat proses pembedakan. Dokter John Aitken dan James Jeffray merancang gergaji untuk melakukan pelebaran jalan lahir lebih dari dua ratus tahun lalu.

Zaman itu belum mengenal anestesi sehingga rasa sakit intensif akan dirasakan ibu yang sedang melahirkan. Gergaji terus digunakan hingga abad ke-19 dan kemudian digantikan gergaji gigli.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement