Ahad 06 Nov 2016 13:28 WIB

Tamu dari Gaza: Bom Jauh Lebih Dahsyat dari Hiroshima Nagasaki

Rep: Santi Sopia/ Red: Bilal Ramadhan
Warga Palestina di Gaza mencari barang-barang yang bisa diselamatkan dari reruntuhan rumahnya yang hancur dibom militer Israel.
Foto: AP Photo/Adel Hana/ca
Warga Palestina di Gaza mencari barang-barang yang bisa diselamatkan dari reruntuhan rumahnya yang hancur dibom militer Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Majelis Az Zikra Perumahan Muslim Grand Sentul City Bukit Az-Zikra Pimpinan Ustaz Muhammad Arifin Ilham, Babakan Madang, Bogor, kedatangan tamu dari Gaza, Palestina, Ahad (6/11).

Setelah shalat zuhur berjamaah, tamu yang didatangkan organisasi PMS (Peggy Melati Sukma & Team For Dakwah) bernama Mustafa Abu Asyi (27 tahun) itu turut berbagi cerita, termasuk kondisi memprihatinkan Gaza hingga saat ini.

"Sangat mengenaskan kondisi di sana. Kita tahu bom Hiroshima, Nagasaki (Jepang). Maka di Gaza, bom nya lebih dahsyat dan berkali-kali menggempur Gaza yang merupakan daerah tidak terlalu luas," kata Mustafa yang diterjemahkan seorang penerjemah di hadapan para jamaah.

Mustafa mengatakan, di tengah kondisi bangunan-bangunan yang hancur, jalan rusak dan keadaan yang sudah porak poranda, namun para warga bertekad tidak meninggalkan tanah mereka.

Ia juga berterimakasih soal bantuan, di antaranya datang dari Indonesia, seperti halnya bangunan sekolah untuk anak-anak cacat yang putus sekolah. "Kami tidak akan meninggalkan, lari, kami akan terus hadapi peperangan dan mempertahankan tanah Palestina," kata Mustafa.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement