Jumat 18 Nov 2016 04:49 WIB

Sejumlah Wali Kota di AS Lawan Trump

Rep: Ahmad Islamy Jamil/ Red: Damanhuri Zuhri
Donald Trump
Foto: AP
Donald Trump

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Para wali kota yang memimpin sejumlah kota besar di AS telah berjanji untuk melawan upaya presiden terpilih Donald Trump mendeportasi para imigran yang berada di negara itu secara ilegal. Mereka umumnya berasal dari Partai Demokrat yang merupakan parpol pesaing Trump pada pemilu lalu.

Beberapa wali kota yang menentang keras rencana Trump tersebut di antaranya adalah Wali Kota New York, Chicago, Seattle, San Francisco, Los Angeles, New Jersey, Philadelphia, dan Providence. Mereka bersepakat bakal melindungi kaum imigran di kotanya masing-masing dari ancaman pendeportasian.

Seperti dikutip laman Independent, Kamis (17/11), para wali kota tersebut menegaskan akan menjadikan kota mereka sebagai tempat bernaung bagi para imigran. Sementara, Wali Kota Los Angeles, Eric Garcetti, berjanji aparat kepolisian di kotanya tidak akan membantu Trump menjalankan kebijakan pengusiran para imigran, kecuali ada perintah dari pengadilan.

Wali Kota New York, Bill de Blasio, bahkan menyebut rencana pendeportasian imigran dari AS oleh Trump itu sebagai ancaman yang berbahaya. “Kami tidak akan mengorbankan setengah juta orang (imigran) yang telah menjadi bagian dari masyarakat kota ini. Kami tidak akan membiarkan mereka terpisah dari keluarga mereka,” ujarnya.

Blasio pun berjanji, pemerintah Kota New York akan mengerahkan segala upaya untuk melindungi hak-hak kaum imigran. Sementara itu, Wali Kota Chicago, Rahm Emanuel, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai kepala staf Presiden Barack Obama mengatakan, kotanya akan selalu terbuka untuk siapa saja, termasuk para imigran.

“Chicago telah menjadi kota imigran sejak didirikan. Karenanya, saya ingin meyakinkan semua keluarga kita di sini bahwa Chicago akan tetap menjadi kota yang melindungi hak-hak semua orang,” tuturnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement