Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Sejarah Hari Ini: Kecelakaan Pesawat di Antartika Tewaskan 257 Orang

Senin 28 Nov 2016 08:42 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Ani Nursalikah

Pesawat McDonnell Douglas DC-10 milik Air New Zealand.

Bendera Norwegia

Foto:

Norwegia Tolak Gabung Uni Eropa

Pada hari ini tahun 1994, Norwegia melakukan pemungutan suara untuk keanggotaan di Uni Eropa. Ini adalah referendum kedua dalam sejarah.

Hasilnya, sebanyak 52,4 persen peserta referendum menyatakan tidak ingin bergabung dan 47,6 persen ingin bergabung. "Ini adalah keputusan rakyat, kami akan menghidupkannya," kata Perdana Menteri Gro Harlem Brundtland.

Norwegia sudah menolak keanggotaan Uni Eropa sejak 1972. Isu ini menjadi bahan pemecah belah di wilayah. Banyak pihak menilai Norwegia akan terisolasi jika tidak bergabung kesatuan, apalagi Uni Eropa sedang berkembang.

Namun, para pendukung 'tidak' mengatakan berada di Uni Eropa akan menganggu kemerdekaan Norwegia. UE juga bisa mengendalikan negara yang kaya petroleum dan sumber daya alam itu.

Para ekonom yakin ekonomi Norwegia akan kuat meski hanya bergantung pada minyak dan gas. Referendum ini hanya bertahan hingga 2002. Perkenalan euro saat itu mulai membuat penduduk ingin bergabung Uni Eropa lagi.

Pada 2004, UE memasukkan 10 anggota baru sehingga total jadi 25 negara.

Selanjutnya: PM Inggris Margaret Thatcher Mundur



sumber : History/BBC
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA