Rabu 21 Dec 2016 03:30 WIB

9 Tahun Menanti Keluarga di Gaza Dikaruniai Bayi Kembar Lima

Bayi perempuan Palestina. (Ilustrasi)
Foto: Reuters/Ibraheem Abu Mustafa
Bayi perempuan Palestina. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Sebuah nikmat besar setelah pernikahan dan beberapa bulan kemudian dikaruniai buah hati lucu dan mungil. Dan sebaliknya, butuh ikhtiar kerja keras dan extra sabar beberapa tahun setelah menjadi pernikahan belum juga dikaruniai momongan sebagai penghibur dalam sebuah rumah tangga.

Jalur Gaza dengan wilayah seluas 367 km persegi dengan jumlah populasi lebih dari 8 juta jiwa, hingga kini, masih dibawah blockade Israel, wilayah ini sangat terkenal dengan jumlah kelahiran bayi yaitu dalam sebulan tidak kurang dari 4,900 bayi lahir diwilayah Gaza.

Ziyad Muhammad (37 tahun) pemuda asal Khan Yunis Gaza selatan awalnya sempat putus karena berusia selama 9 tahun tak kunjung diberi momongan. "Namun, suatu saat, istrinya mengabarkan bahwa ia sedang mengandung 1 bulan," kata tim medis seperti dilansir suarapalestine.id, hari ini. Lebih bahagia bayi dalam kandungannya kemungkinan besar bayi kembar.

Awal November 2016 istri Ziyad terpaksa dirujuk kerumah sakit di Tepi Barat dikarenakan bayi dalam kandungan terdapat 5 bayi dan harus dilakukan operasi besar. Hebatnya, operasi berjalan mulus dan berhasil mengeluarkan empat bayi perempuan dan seorang laki-laki. "Kini ke 5 bayi serta ibunya kini sudah kembali ke Gaza," kata tim medis.

Pemuda tersebut berlatar belakang keluarga tidak mampu dan tidak memiliki pekerjaan dikarenakan tidak tersedianya lapangan pekerjaan di Gaza. Ini karena, adanya blockade Israel atas Gaza sudah berlangsung lebih dari 10 tahun.

"Rasa syukur tak terhingga atas karunia Allah SWT dimana diberi 5 bayi kembar. Tetapi kondisi ekonomi kami sangat sulit sedangkan suami saya tidak memilik pekerjaan, dalam sehari kelima bayi ini membutuhkan tak kurang dari 70 sheqel atau senilai (Rp 170 ribu) untuk kebutuhan popok, susu, obat-obatan dan lainnya. Hanya kepada Allah SWT kami bersandar dari kesusahan ini," tutur Fatimah, istri Ziyad.

"Dengan demikian melalui tulisan singkat ini, kami ingin mengetuk para dermawan dan kaum muslimin di Indonesia agar dapat menyisihkan sebagian dari rezki kita bantuan untuk ke 5 bayi kembar, hanya dengan 50 ribu pun sangat berguna bagi bayi kembar 5. Donasi untuk bayi dapat anda salurkan melalui rekening dibawah ini, Insha Allah dalam 10 hari kemudian kami kembali dan memberikan bantuan hasil galang dana," kata kontributor suarapalestina, Abdullah Onim. Rekening Donasi Khusus Palestina dan bantuan bayi kembar 5 di Gaza, BNI.69000-90001.A.n.Abdillah Onim. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement