Kamis 05 Jan 2017 12:19 WIB

Serangan Live Streaming di Chicago AS, 4 Orang Ditangkap

Rep: Puti Almas/ Red: Winda Destiana Putri
Ilustrasi penyerangan.
Foto: kaskus
Ilustrasi penyerangan.

REPUBLIKA.CO.ID, CHICAGO -- Sebuah video yang disiarkan secara langsung atau live streaming melalui jejaring sosial Facebook memperlihatkan seorang pria yang terikat dan mulut ditutup diserang. Kepolisian Amerika Serikat (AS) mengatakan saat ini empat orang ditangkap di Chicago terkait dengan kasus itu.

Korban yang diserang, menurut polisi adalah pria kulit putih dengan kebutuhan khusus. Nampaknya, serangan itu disiarkan dengan tujuan menghina warga kulit putih AS dan presiden terpilih negara itu, Donald Trump.

Video yang disiarkan itu sempat membuat geger banyak orang di Negeri Paman Sam. Dalam salah satu adegan, terlihat pelaku serangan menggunakan pisau untuk menyiksa korban. "Adegan itu benar-benar memuakkan dan membuat Anda semua bertanya-tanya mengapa seseorang diperlakukan hingga seperti itu," ujar inspektur kepolisian Chicago, Eddie Johnson dalam sebuah pernyataan, dilansir BBC, Rabu (4/1).

Selain itu, terdapat adegan di mana penyerang memotong pakaian korban. Bahkan, salah satu diantara mereka terlihat merokok sambil menjatuhkan abu ke kepala pria itu dan tertawa. Insiden kemudian diketahui dilakukan di sebuah flat di Chicago West Side.

Korban yang tidak disebutkan namanya diduga sebenarnya merupakan rekan dari salah satu pelaku. Ia diculik selama lebih kurang dua hari, sebelum serangan yang disiarkan itu dilakukan terhadapnya.

Saat ini, korban berhasil diselamatkan dan menjalani perawatan di rumah sakit. Polisi mengatakan ia mengalami trauma, namun tidak ada luka berat secara fisik yang dialaminya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement