Rabu 01 Feb 2017 01:09 WIB

Donald Trump akan Pertahankan Kebijakan Obama Terkait LGBT

Rep: Lintar Satria/ Red: Nidia Zuraya
Seorang pria menggenggam bendera AS dan bendera pelangi, yang menjadi simbol kaum LGBT, menyusul keputusan dilegalkan perkawinan sejenis di seluruh AS.
Foto: Reuters
Seorang pria menggenggam bendera AS dan bendera pelangi, yang menjadi simbol kaum LGBT, menyusul keputusan dilegalkan perkawinan sejenis di seluruh AS.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap para imigran dari tujuh negara Muslim sangat bertolak belakang dengan sikap yang ia tujukan kepada kelompok LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender).  

Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan Gedung Putih, Trump akan melindungi dan menjaga hak LGBT di tempat mereka bekerja. Bahkan Trump berjanji akan terus menegakkan aturan terkait hak-hak LGBT yang telah ditandatangani pada 2014 silam oleh pendahulunya Barack Obama.

"Presiden bangga menjadi Republikan pertama yang menyebut komunitas LBGT dalam pidato pengukuhannya. Presiden berjanji akan tetap menjaga komunitas tersebut dari tindakan kekerasan dan penindasan," kata Gedung Putih seperti dilansir Reuters, Selasa (31/1).

Selama masa kampanye presiden, Trump mengakui hak-hak gay dan meminta para pemilih LGBT untuk memberikan suara mereka untuk dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement