Kamis 09 Feb 2017 18:57 WIB

Ini Surat Trump ke Presiden Cina Xi Jinping

Rep: Puti Almas/ Red: Teguh Firmansyah
Xi Jinping
Foto: REUTERS/Lintao Zhang
Xi Jinping

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meruntuhkan dinding es dalam hubungan negaranya dengan Cina. Ia disebut mengakhiri ketegangan melalui sebuah surat yang ditulis terhadap Presiden Cina Xi Jinping.

Di dalam surat itu, Trump menulis bahwa AS akan mengembangkan hubungan kerja sama dengan Cina. Miliarder itu juga menulis ucapan selamat tahun baru Imlek bagi seluruh warga Negeri Tirai Bambu. Tak ketinggalan ia berharap kesejahteraan terus mengalir di tahun yang disebut tahun ayam ini.

 "Presiden Trump berharap dapat membangun kerja sama dengan Presiden Xi, guna mengembangkan hubungan yang konstruktif, untuk kepentingan AS dan Cina," ujar pernyataan Gedung Putih, Rabu (8/2).

Ketegangan dua negara terjadi sejak awal Trump menjadi presiden terpilih AS. Tepatnya pada Desember lalu, Cina geram dengan tindakan pria berusia 70 itu yang melakukan percakapan telepon dengan Presiden Taiwan Tsai Ing wen.

Menurut Cina, Trump melanggar kebijakan Satu Cina. AS menyepakati perjanjian yang disepakati pada 1979 lalu tentang mengakui kebijakan yang melarang bentuk pengakuan diplomatik apapun terhadap Taiwan.

Namun, Trump justru memberikan ancaman terhadap Cina dengan mengatakan akan menaikkan tarif impor atas barang-barang yang datang dari negara itu ke AS. Belum lagi, ia juga menuding bahwa Beijing mencoba mendevaluasi mata uang Yuan dan membuat keuntungan di negara itu semakin besar.

Suami dari Melania itu kemudian juga berkomentar mengenai sengketa Laut Cina Selatan. Melalui Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, dikatakan olehnya bahwa Cina yang mengklaim hampir sebagain besar wilayah di perairan tersebut seharusnya tidak mendapat akses ke sejumlah pulau diperebutkan dengan banyak negara lain. 

Trump yang kemudian secara resmi dilantik pada 20 Januari lalu juga tidak pernah melakukan percakapan melalui telepon dengan Xi. Padahal, ia telah mengadakan pembicaraan dengan banyak pemimpin dunia lainnya.

Meski demikian, Cina menyambut baik surat yang diberikan Trump yang dianggap sebagai langkah memecah ketegangan kedua negara kali ini. Termasuk dalam menepis anggapan bahwa tidak dilakukannya percakapan telepon terhadap Xi adalah sesuatu yang tidak pantas dan harus dibesar-besarkan.

Baca juga,  Tanggapan Muslim AS Atas Kemenangan Trump.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement