Kamis 04 May 2017 16:00 WIB

Solusi Dua Negara, Abbas: Kami Siap Hidup Berdampingan dengan Israel

Presiden Palestina Mahmoud Abbas bertemu Presiden Donald Trump di washington.
Foto: suarapalestina.id
Presiden Palestina Mahmoud Abbas bertemu Presiden Donald Trump di washington.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Palestina siap berdampingan hidup dengan Israel. Penegasan itu diutarakan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam konferensi pers bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington. Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Rabu (3/5), menggelar pertemuan perdana dengan Donald Trump di Gedung Putih.

“Pilihan utama kami adalah mendirikan negara Palestina sesuai batas negara yang ditetapkan pada tahun 1967, dimana al-Quds Timur sebagai ibu kotanya, dan kami bersedia hidup berdampingan dengan Israel,” kata Abbas, seperti dilansir Palsawa, Rabu (3/5).

Abbas menambahkan bahwa krisis Palestina termasuk kasus para tahanan dapat diselesaikan sesuai dengan hukum internasuonal. “Kami satu-satunya masyarakat yang masih hidup di bawah penjajahan. Sudah saatnya Israel mengakhiri pendudukan yang telah berlangsung selama 50 tahun dan Israel harus mengakui Palestina seperti kami mengakui Israel,” tegas Abbas.

“Kami mendidik anak cucu kami dengan budaya berdamai. Kami bekerja agar generasi Palestina dapat hidup bebas dan sejahtera seperti anak-anak Israel dan anak-anak lain di seluruh dunia,” ujarnya.

Abbas juga menyatakan yakin dengan kapabilitas Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemerintahannya dalam merestorasi perdamaian di kawasan. “Anda ingin mewujudkan hal ini dan kami akan menjadi mitra Anda demi mencapai rekonsiliasi,” papar Abbas.

sumber : suarapalestina.id/spna
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement