Kamis 22 Jun 2017 21:11 WIB

54 Warga Perempuan Palestina Ditahan di Penjara Israel

Rep: Puti Almas/ Red: Dwi Murdaningsih
Salah seorang tahanan Palestina di penjara Israel (ilustrasi).
Foto: Presstv.ir/ca
Salah seorang tahanan Palestina di penjara Israel (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, TEPI BARAT -- Sebanyak 54 orang perempun asal Palestina dilaporkan sedang ditahan di penjara Israel, Kamis (22/6). Termasuk diantara mereka adalah 10 anak di bawah umur.

Dalam sebuah siaran pers, disebutkan bahwa tahanan Palestina mengharapkan kebebasan atau keringanan hukuman menjelang idul fitri. Banyak yang putus asa karena tidak mengetahui hukuman apa yang harus mereka jalani di penjara Israel tersebut.

Diantara 54 perempuan yang ditahan juga terdapat 13 diantaranya ibu. Tidak diketahui secara rinci apa yang menyebabkan mereka seluruhnya masuk ke dalam penjara.

Namun, pengacara Palestina Hanan Al Khatib mencontohkan tahanan yang hingga saat ini tidak dibebaskan dari penjara Israel. Ia adalah Sabah Mohamed Faroun yang harus mendekam dalam tahanan karena dituding mengkritik Israel melalui media sosial.

Faroun telah menjalani masa hukuman selama dua tahun penjara hingga hari ini. Namun, penahanan terhadapnya diperpanjang hinga tiga bulan ke depan tanpa alasan lebih lanjut. Pemerintah Israel hingga Februari lalu tercatat sudah menahan 420 warga Palestina. Termasuk 70 diantaranya adalah anak-anak di bawah umur dan 22 perempuan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement