Jumat 04 Aug 2017 10:08 WIB

Serangan di Mesir, 2 Orang Tewas

Rep: Middle East Monitor/ Red: Ilham Tirta
Polisi Mesir diserang. (Ilustrasi).
Foto: Reuters
Polisi Mesir diserang. (Ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, ESNA -- Serangan dengan senjata api terjadi di Esna, Mesir pada Kamis (3/8), malam. Seorang polisi dan warga sipil dilaporkan tewas dalam peristiwa ini.

Menurut keterangan, serangan terjadi saat polisi melakukan patroli di kota wilayah selatan Luxor tersebut. Saat itu, sebuah kendaraan dihentikan untuk diperiksa.

Namun, saat mobil berhenti, dua orang bersenjata keluar dan menembaki petugas patroli. Sementara, warga sipil yang berada di sekitar lokasi kejadian juga terkena tembakan. Saat ini, korban terluka telah mendapat penanganan di rumah sakit.

Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan, salah satu pelaku telah ditangkap. Namun, satu lainnya masih melarikan diri dan tengah dalam pengejaran.

Serangan terhadap pasukan keamanan cukup sering terjadi di Mesir sejak 2013. Saat itu, Presiden Abdel Fattah Al Sisi menggantikan mantan presiden Mohamed Mursi, yang berasal dari Ikhwanul Muslimin.

Beberapa bulan terakhir, serangan yang terkait dengan kejahatan teror juga semakin terjadi di Mesir. Salah satunya adalah serangan bom di gereja Kristen Koptik pada April lalu, yang kemudian diklaim dilakukan oleh Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement