Kamis 24 Aug 2017 18:39 WIB

Abbas akan Membahas Al-Aqsha dengan Erdogan

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Ilham Tirta
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Foto: AP
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Presiden Palestina Mahmoud Abbas dijadwalkan akan mengunjungi Turki pada 28 Agustus mendatang. Terdapat beberapa isu yang akan dibahas dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Rencana kunjungan Abbas ke Ankara dikonfirmasi oleh juru bicara kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin. “Kedua pemimpin tersebut (Abbas dan Erdogan) akan membahas perkembangan terakhir di Al-Aqsa dan Jerusalem, bersamaan dengan proses perdamaian Palestina,” kata Kalin seperti dilaporkan laman Anadolu Agency, Kamis (24/8).

Bulan lalu, Israel menerapkan skema keamanan baru di Masjid Al-Aqsa setelah dua personel kepolisian mereka tewas ditikam oleh warga Palestina. Adapun bentuk keamanan tersebut diwujudkan Israel dengan mengoperasikan pendetektor logam dan kamera pengintai di Kompleks Al-Aqsa.

Hal ini memicu protes keras, tak hanya oleh warga Palestina di Jerusalem, tetapi juga oleh negara-negara Muslim. Tindakan Israel dianggap merupakan bentuk intervensi terhadap aktivitas kebebasan beragama masyarakat Muslim di Jerusalem.

Di Jerusalem sendiri, dioperasikannya detektor logam dan kamera pengawas memicu gelombang protes. Masyarakat Muslim di sana menolak untuk beribadah di Al-Aqsa sebelum Israel menarik seluruh peralatan keamanannya dari situs tersuci ketiga umat Islam tersebut.

Hal ini belakangan menyulut pecahnya bentrokan antara warga Palestina dengan aparat keamanan Israel. Korban tewas dan luka-luka pun berjatuhan akibat diserang oleh peluru karet Israel. Pasca-bentrokan yang cukup mencekam, Israel akhirnya memutuskan untuk menarik segala peralatan keamanannya dari kompleks Masjid Al-Aqsa.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement