Senin 11 Sep 2017 10:18 WIB

Trump Deklarasi Bencana Badai Irma di Florida

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Teguh Firmansyah
 Mobil melintas di pohon yang tumbang akibat Badai Irma, di Pantai Emas, Florida, (9/9).
Foto: AP/ Wilfredo Lee
Mobil melintas di pohon yang tumbang akibat Badai Irma, di Pantai Emas, Florida, (9/9).

REPUBLIKA.CO.ID, FLORIDA -- Badai Irma telah mencapai daratan Florida, tepat di sebelah selatan Napoli. Lebih dari 2,5 juta rumah di negara bagian Florida tanpa listrik, dan sebagian Kota Miami terendam air. Tiga orang dilaporkan tewas akibat badai yang telah diturunkan menjadi kategori dua tersebut. .

Dalam update terakhir pada pukul 00:00 GMT Senin, National Hurricane Center (NHC) mengatakan, badai Irma sekarang bergerak ke utara di dekat kota Fort Myers.

Badai Irma telah menghancurkan sebagian wilayah Karibia, menewaskan setidaknya 28 orang. Sekitar 6,3 juta orang di Florida telah diperintahkan untuk mengungsi. Pesiden Donald Trump telah menyetujui deklarasi bencana dan menyalurkan bantuan darurat federal untuk Florida.

Dia menggambarkan topan itu sebagai monster besar dan memuji agen federal yang membantu masyarakat menyelamatkan diri dari badai tersebut. Trump mengatakan, dia akan segera pergi ke negara bagian yang terkena badai Irma tersebut.

"Kami mungkin sedikit beruntung karena badai Irma melaju ke barat. Kami akan melihat, ini akan berlangsung selama lima atau enam jam berikutnya," ujar  Trump seperti dilansir BBC, Senin, (11/9).

Badai Irma menghantam Pulau Marco pukul 15:35 waktu setempat (19:35 GMT). Menurut NHC, sekarang badai Irma telah kehilangan kekuatan. Namun badai Irma diperkirakan akan tetap menjadi badai setidaknya sampai Senin pagi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement