REPUBLIKA.CO.ID, KAIKOURA -- Gempa berkekuatan 5,4 skala Richter mengguncang Kota Kaikoura di Pulau Selatan Selandia Baru, Ahad (22/10) waktu setempat. Guncangan kuat gempa pada kedalaman 13 kilometer itu menyebabkan tanah longsor.
Tidak ada korban jiwa maupun cedera yang dilaporkan setelah gempa terjadi. Warga dan wisatawan terguncang namun tidak terluka akibat gempa yang diikuti oleh sejumlah gempa susulan ringan.
"Kami merasakan sedikit guncangan. Semoga semua yang terdampak juga baik-baik saja," ungkap akun resmi Kementerian Pertahanan Sipil dan Darurat Selandia Baru lewat media sosial Twitter.
Ross James, seorang manajer hotel di Kaikoura menyebut gempa sangat terasa di tempatnya berdiam. Ia menggambarkan jalannya gempa sebagai guncangan pendek dan tajam, sangat tajam, cepat, dan kemudian usai.
James menceritakan, ada sejumlah tamu dari Cina yang baru saja tiba di hotel. Alih-alih panik, mereka justru menghadapinya dengan tenang dan mengatakan Cina juga kerap mengalami gempa bumi.
Sementara, seorang karyawan hotel bernama Warren melaporkan beberapa tamu tidak menyadari apa yang telah terjadi. Ia berharap gempa tidak kembali berlanjut agar para tamu dan staf hotel tetap merasa aman.
Kaikoura terbilang cukup sering mengalami gempa bumi. Guncangan Ahad terjadi hampir setahun sejak gempa dahsyat berkekuatan 7,8 skala Richter yang menewaskan dua orang, dikutip dari laman Independent.
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Rekomendasi
-
Kamis , 21 May 2026, 06:37 WIB
Korsel Mulai Bangun Kapal Selam Bertenaga Nuklir
-
-
Kamis , 21 May 2026, 06:33 WIBDari Italia Sampai Korsel, Ini Kepala Negara dan Menlu yang Kecam Penyiksaan Aktivis Global Sumud
-
Kamis , 21 May 2026, 06:06 WIBKuasa Hukum: Aktivis Global Sumud yang Diculik Alami Kekerasan Ekstrem oleh Israel
-
Kamis , 21 May 2026, 01:30 WIBDunia Kecam Penganiayaan Aktivis Global Sumud oleh Ben Gvir
-
Rabu , 20 May 2026, 19:05 WIBPanitia Ungkap Israel Kasari Para Aktivis Global Sumud, Saatnya Tingkatkan Tekanan
-
Advertisement