Selasa 23 Jan 2018 00:05 WIB

Uni Eropa Beri Sanksi Baru untuk 7 Pejabat Senior Venezuela

Para pejabat dilarang bepergian dan dibekukan aset-asetnya

Rep: Marniati/ Red: Budi Raharjo
Ratusan orang menggelar aksi damai di berbagai kota di Venezuela sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.
Foto: EPA
Ratusan orang menggelar aksi damai di berbagai kota di Venezuela sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.

REPUBLIKA.CO.ID,BRUSSELS -- Uni Eropa pada Senin mengumumkan sanksi baru terhadap tujuh pejabat senior Venezuela. Menurut EU, sanksi tersebut akibat krisis politik yang melanda negara tersebut di bawah Presiden Nicolas Maduro.

Reuters melaporkan pekan lalu bahwa Uni Eropa akan memberikan sanksi yang melarang pejabat tersebut untuk bepergian. Sanksi juga berupa pembekuan aset pada orang-orang yang bertanggung jawab atas tindakan pasukan keamanan yang dituduh melakukan pelanggaran luas, terutama selama demonstrasi anti-pemerintah pada 2017.

Sementara UE sudah melakukan embargo senjata di Venezuela, pihaknya tidak mempertimbangkan untuk memberlakukan embargo minyak atau membuat daftar hitam untuk Maduro sendiri.

Minyak dan produk terkait merupakan tiga perempat dari ekspor Venezuela ke UE. Negara ini memiliki cadangan minyak terbesar di dunia namun menderita inflasi dan kekurangan pangan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement