Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

UE Gelar Pertemuan dengan Liga Arab Bahas Palestina-Israel

Selasa 27 Feb 2018 09:13 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Esthi Maharani

Uni Eropa

Uni Eropa

Solusi dua merupakan jalan satu-satunya konflik Palestina dan Israel

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSELS -- Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa (UE) Federica Mogherini mengatakan akan menggelar pertemuan dengan para menteri luar negeri dan Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit. Pertemuan ini bertujuan membahas prospek perdamaian Palestina dengan Israel.

Dalam sebuah sesi konferensi pers seusai bertemu Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi di Brussels, Belgia, Senin (26/2), Mogherini mengungkapkan, solusi dua negara yang dinegosiasikan dengan Yerusalem sebagai ibu kota kedua negara merupakan solusi satu-satunya bagi konflik Palestina dan Israel.

"Ini adalah satu-satunya cara yang layak dan realistis untuk memenuhi aspirasi yang sah dari kedua belah pihak dan mencapai perdamaian jangka panjang," kata Mogherini, dikutip laman Anadolu Agency.

 

(Baca: Ilmuwan Muslim Serukan Pemberontakan Lawan AS)

Ia pun menyoroti dan mengomentari perihal masifnya pembangunan permukiman oleh Israel di daerah-daerah pendudukan seperti Tepi Barat dan Yerusalem. Mogherini menegaskan pembangunan tersebut ilegal dan tentunya menghambat proses perdamaian.

"Kami meminta semua pihak untuk mencegah kekerasan, hasutan serta mengambil langkah konstruktif guna memajukan realitas dua negara di lapangan dan menciptakan kondisi untuk negosiasi yang berhasil," kata Mogherini.

Pada sesi konferensi pers tersebut, Ayman Safadi memberi sedikit komentar perihal konflik Palestina dan Israel, khususnya terkait klaim atas Yerusalem. Menurutnya, Yerusalem harus dibuat ulang sebagai ikon perdamaian. "Namun ini tidak mungkin jika Yerusalem berada di bawah pendudukan, ketakutan, dan keputusasaan," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA