Senin 19 Mar 2018 20:18 WIB

Dituduh Tembak Jatuh Pesawat MH17, Pilot Ukraina Bunuh Diri

Penyelidik Belanda menyimpulkan bahwa rudal Rusia Buk telah menghancurkan jet Boeing.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Winda Destiana Putri
Puing sisa pesawat maskapai Malaysia Airlines MH17
Foto: reuters
Puing sisa pesawat maskapai Malaysia Airlines MH17

REPUBLIKA.CO.ID, UKRAINA -- Seorang pilot militer Ukraina yang disalahkan oleh Rusia karena pelanggaran penerbangan Malaysian Airlines MH17 telah bunuh diri dengan pistol. Kapten Vladyslav Voloshyn telah mengutuk klaim Rusia itu sebagai sebuah kebohongan. Penyelidik Belanda menyimpulkan bahwa rudal Rusia Buk telah menghancurkan jet Boeing 777, menewaskan 298 orang.

Laporan mengatakan Voloshyn menembak dirinya sendiri di rumahnya di Mykolaiv, dekat Laut Hitam, seperti diberitakan BBC, Senin (19/3). Ukraina menggambarkannya sebagai pahlawan perang.

Dia telah menerbangkan 33 misi tempur dalam pesawat jet tempur Su-25 yang sedang terbang rendah melawan pemberontak separatis yang didukung Rusia di bagian timur Ukraina.

Baru-baru ini pria berusia 29 tahun ini bertugas di bandara Mykolaiv. Kota selatan dekat Odessa ini disebut Nikolayev oleh penutur bahasa Rusia.

Anggota keluarga yang dikutip oleh media Ukraina mengatakan bahwa dia merasa tertekan. Mereka berada di flat saat dia menembak dirinya sendiri pada hari Minggu (18/3).

Mereka segera memanggil ambulans, namun dia meninggal di rumah sakit. Pejabat Rusia tidak hanya menuduh pesawat Voloshyn menembak jatuh MH17. Menurut teori Rusia lainnya, ini adalah sebuah Buk militer Ukraina - tidak lagi beroperasi di Rusia - yang menenggelamkan pesawat tersebut.

Pakar independen - selain tim Belanda - menolak klaim Rusia tersebut, dengan mengatakan bahwa bukti tersebut menunjuk sebuah Buk yang dipecat oleh pemberontak pro-Rusia atau unit militer Rusia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement