Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

AS akan Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Meksiko

Kamis 05 Apr 2018 13:09 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nur Aini

Arah perbatasan Amerika menuju Meksiko

Arah perbatasan Amerika menuju Meksiko

Foto: VOA
Pasukan akan membantu patroli perbatasan untuk mencegah imigran ilegal masuk AS.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) donald trump telah menandatangani memorandum untuk menempatkan pasukan di perbatasan as-meksiko . Hal itu dilakukan Trump untuk mencegah imigrasi ilegal.

"Presiden (Trump) telah mengarahkan Departemen Pertahanan dan Departemen Keamanan Dalam Negeri bekerja sama dengan gubernur kita untuk mengerahkan Garda Nasional ke perbatasan barat daya guna membantu patroli perbatasan," ungkap Menteri Keamanan Dalam Negeri Kirstjen Nielsen kepada awak media di Gedung Putih, dikutip laman Anadolu, Kamis (5/4).

Kendati demikian, Nielsen tak menguraikan secara terperinci perihal isi memorandum terkait. Ia juga tak mengungkapkan berapa banyak pasukan yang akan dikerahkan di perbatasan AS-Meksiko.

Kementerian Luar Negeri Meksiko telah diberi tahu tentang hal itu. Menteri Luar Negeri Meksiko Luis Videgaray mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya, pasukan yang dikerahkan oleh AS nanti tidak akan dipersenjatai. Mereka hanya membantu pekerjaan petugas Homeland Security.

Gubernur Arizona Doug Ducey menyambut baik keputusan Trump mengerahkan pasukan ke perbatasan Meksiko. "Arizona menyambut baik pengerahan Garda Nasional ke perbatasan. Washington telah mengabaikan masalah ini terlalu lama dan bantuan diperlukan. Bagi Arizona, ini semua tentang keamanan publik," ujar Ducey.

Sehari sebelumnya Trump telah membuat pengumuman mengejutkan. Ia mengatakan AS akan menggunakan militernya untuk mengamankan perbatasan hingga dinding perbatasan AS-Meksiko rampung dibangun.

"Kami akan menjaga perbatasan kami dengan militer. Ini adalah langkah besar. Kami benar-benar belum pernah melakukan itu sebelumnya atau tentu saja tidak banyak sebelumnya," kata Trump di Gedung Putih.

Baca juga: Kebijakan Donald Trump Dinilai akan Bawa AS Krisis Ekonomi

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA