Kamis 05 Apr 2018 16:18 WIB

Koalisi Saudi Kembali Cegat Rudal Houthi

Rudal kelompok Houthi menyasar tank penyimpanan minyak Saudi Aramco

Rep: Marniati/ Red: Nidia Zuraya
Efek serangan rudal scud milisi Houthi.
Foto: www.aa.com.tr
Efek serangan rudal scud milisi Houthi.

REPUBLIKA.CO.ID, SANAA -- Koalisi pimpinan Arab Saudi yang bertempur di Yaman mengatakan pertahanan udara Arab Saudi telah mencegat rudal Houthi. Rudal itu ingin menembaki tank penyimpanan milik perusahaan minyak Saudi Aramco.

Dilansir Middle East Monitor, Kamis (5/4), puing jatuh di daerah pemukiman ketika rudal itu diluncurkan ke arah pelabuhan Arab Saudi di Jizan barat daya. Juru bicara koalisi Kolonel Turki al-Malki mengatakan tidak ada korban atau kerusakan yang dilaporkan.

Aramco mengatakan di Twitter bahwa semua fasilitas di Jizan aman dan beroperasi secara normal.

Ketegangan meningkat dalam beberapa hari terakhir setelah Houthi, yang menguasai sebagian besar Yaman utara, meluncurkan serangkaian serangan rudal di Arab Saudi. Satu orang tewas di Riyadh akibat reruntuhan puing rudal. Ini adalah korban tewas pertama di ibukota Saudi dari perang Yaman.

Arab Saudi menuduh Iran memasok rudal ke Houthi. Teheran dan Houthi menyangkal tuduhan itu.

Arab Saudi dan Uni Emirat Arab melakukan intervensi terhadap Houthi dalam perang Yaman pada 2015 untuk memulihkan pemerintahan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi yang diakui secara internasional. PBB mengatakan 10 ribu orang tewas dalam pertempuran itu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement