Sabtu, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 Desember 2019

Sabtu, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 Desember 2019

Ayah Meghan Ganggu Pernikahan Anaknya dengan Pangeran Harry

Kamis 17 Mei 2018 17:07 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Meghan Markle dan Pangeran Harry.

Meghan Markle dan Pangeran Harry.

Foto: EPA
Sebelumnya Thomas mengatakan tidak bisa hadiri pernikahan karena pemeriksaan jantung

REPUBLIKA.CO.ID, WINDSOR -- Ayah Meghan Markle memperkeruh suasana pernikahan putrinya dengan Pangeran Harry dengan menyebabkan kebingungan. Hal ini tentang apakah sang ayah akan mengantarnya ke altar atau menghina keluarga kerajaan Inggris di perayaan dengan ketidakhadirannya pada menit-menit terakhir.

Saat penggemar kerajaan berkumpul di kota Windsor, Inggris, tempat Harry akan menikahi aktris Amerika Serikat tersebut pada Sabtu (19/5) mendatang, peran ayahnya, Thomas Markle, masih belum jelas. Setelah Thomas mengeluarkan pernyataan membingungkan ke laman berita di negerinya.

Pada Senin, ia dilaporkan laman pesohor berpusat di Los Angeles, TMZ.com, tidak dapat hadir akibat pemeriksaan jantung dan rasa malu tentang apakah ia bersekongkol dengan seorang "paparazi". Namun, laman itu mengatakan pada Selasa bahwa ia berubah pikiran dan akan menjadi bagian dari sejarah pernikahan kerajaan.

TMZ kemudian mengutip keterangannya, yang mengatakan bahwa perjalanan itu dibatalkan karena kebutuhannya untuk bedah jantung segera. TMZ pada Rabu melaporkan bahwa Markle keluar dari ruang operasi.

Laman web itu mengatakan pihaknya telah berbicara dengan Markle dan bahwa ia tampak sadar, memberitahu bahwa dokter menanamkan stent di pembuluh darahnya. Belum diketahui kapan dia akan keluar dari rumah sakit.

Markle, yang tinggal di Meksiko, seharusnya menemani putrinya menuju altar pada Sabtu di Kapel St. George, Kastil Windsor, di depan 600 tamu yang termasuk semua bangsawan senior Inggris dan segelintir pesohor.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA