Selasa 05 Jun 2018 08:54 WIB

Setelah 4 Dekade, Bos Starbucks Mundur

Pengunduran diri Schultz mulai efektif berlaku pada 26 Juni 2018

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Bilal Ramadhan
Executive Chairman Starbucks Corp, Howard Schultz
Foto: New York Times
Executive Chairman Starbucks Corp, Howard Schultz

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Executive Chairman Starbucks Corp, Howard Schultz mengundurkan diri dari jabatannya. Adapun pengunduran diri tersebut mulai efektif berlaku pada 26 Juni 2018.

Dilansir Reuters, Selasa (5/6), Schultz berulang kali membantah bahwa dia akan terjun ke kancah politik. Namun, dalam wawancara dengan CNN pekan lalu, dia tampaknya dia lebih terbuka terhadap gagasan untuk menjalankan kantor publik.

"Saya memikirkan beberapa opsi, dan itu dapat mencakup layanan publik," ujar Schultz.

Sementara itu, dalam wawancara dengan New York Times, Schultz mengatakan belum memikirkan langkah selanjutnya setelah mundur dari Starbucks. Namun, dia sempat menyatakan keprihatinnnya terhadap negara Amerika Serikat (AS).

"Saya belum membuat keputusan tentang masa depan," kata Schultz.

Schultz telah bersama Starbucks selama hampir empat dekade dan membangunnya menjadi salah satu merek global terkuat di dunia. Di bawah kepemimpinannya, rantai coffeeshop yang berbasis di Seattle ini berkembang dari 11 kafe ke lebih dari 28 ribu kafe di 77 negara.

Tahun lalu, Schultz mengundurkan diri sebagai Chief Executive Officer untuk menjadi Executive Chairman dan menyerahkan pekerjaannya kepada Kevin Johnson. Namun, Schultz masih terlibat dalam mengarahkan perusahaan melalui beberapa program pelatihan. Adapun di sisi lain, Schultz juga akan mengundurkan diri dari dewan Starbucks.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement