Sabtu 16 Jun 2018 12:02 WIB

Donald Trump Dikritik karena Beri Hormat Jenderal Korut

Sikap Trump dinilai menjadi kemenangan bagi Korea Utara.

Red: Nur Aini
Presiden AS Donald Trump bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6).
Foto: AP Photo/Evan Vucci
Presiden AS Donald Trump bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6).

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Korea Utara telah mempublikasikan serangkaian foto dan video mengenai pertemuan bersejarah antara pemimpin mereka Kim Jong-un dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto itu termasuk satu adegan yang dianggap aneh.

Dalam gambar yang ditayangkan oleh televisi nasional Korea Utara, Trump dan salah seorang jenderal senior Korea Utara sempat mengalami kebingungan bagaimana menyapa satu dengan yang lain.

Donald Trump and North Korean official" src="http://www.abc.net.au/news/image/9873126-16x9-700x394.jpg" alt="North Korean TV highlight awkward handshake between Trump and North Korean official" width="700" height="394"> Video: North Korean TV highlight awkward handshake between Trump and North Korean official (Indonesian)

Di saat Presiden Trump mengulurkan tangan untuk berjabatan, Jenderal yang adalah Menteri Angkatan Bersenjata No Kwang-chol itu memberi hormat.

Presiden Trump kemudian mengangkat tangan memberi hormat, tetapi Jenderal No tampaknya menunggu jabatan tangan dari Trump. Akhirnya keduanya berjabatan tangan.

Keputusan Trump memberi hormat kepada seorang jenderal dari negara otoriter seperti Korea Utara yang memiliki sejarah panjang pelanggaran hak asasi manusia menimbulkan banyak pertanyaan dan kritik.

"Ini adalah peristiwa yang akan digunakan berulang kali dalam propaganda Korea Utara sebagai 'bukti' bahwa Presiden Amerika Serikat menghormati militer Korea Utara." kata Jean H Lee, seorang pakar Korea Utara di Woodrow Wilson Centre Washington kepada harian The Washington Post. "Ini akan dilihat sebagai kemenangan militer oleh warga Korea Utara."

Sekretaris Press Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan bahwa Presiden Trump hanya menunjukkan 'penghormatan umum.' Siaran yang ditayangkan oleh televisi Korea Utara itu juga menunjukkan rakyat berjejer di bandara ketika Kim Jong-un meninggalkan Pyongyang menaiki pesawat Air China yang membawanya ke Singapura.

 

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

 

sumber : http://www.abc.net.au/indonesian/2018-06-15/trump-dikritik-karena-memberi-hormat-jenderal-korea-utara/9875086
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement