Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Mesir akan Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Senin 02 Jul 2018 15:42 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Ani Nursalikah

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir/PLTN (ilustrasi)

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir/PLTN (ilustrasi)

Foto: EPA/Laurent Dubrule
Pembangunan akan dilakukan oleh Rusia.

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Mesir berencana membangun pembangkit listrik tenaga nuklir pertama di negara tersebut. Pembangunan akan dimulai dalam dua tahun ke depan.

Proses pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir ini akan dilakukan oleh Rusia. Pada 2015, Mesir dan Rusia memang telah menandatangani perjanjian tentang pembangunan proyek tersebut.

Rusia akan memperpanjang pinjaman ke Mesir guna menutupi biaya konstruksi. Berdasarkan berita resmi Mesir, pada 2016, pinjaman itu bernilai 25 miliar dolar AS.

Pinjaman tersebut dilaporkan akan membiayai 85 persen dari setiap nilai kontrak kerja, jasa, dan pengiriman peralatan. Sedangkan Mesir mendanai 15 persen sisanya.

Juru bicara Kementerian Energi Mesir mengatakan, pembangkit listrik tenaga nuklir ini akan dibangun di Dabaa. "Bangunan berkapasitas 4.800 megawatt di Dabaa, yang terletak di utara Mesir, bertuan berdiri dan beroperasi pada 2026," katanya pada Ahad (1/7).

Desember tahun lalu, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi dan Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu di Kairo. Dalam kesempatan tersebut, keduanya menandatangani perjanjian yang secara resmi menandai peluncuran proyek pembangkit listrik tenaga nuklir tersebut.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA