Sabtu, 5 Rajab 1441 / 29 Februari 2020

Sabtu, 5 Rajab 1441 / 29 Februari 2020

Tak Hanya Korban Jiwa, Badai Rusak 14 Juta Pohon di Italia

Ahad 04 Nov 2018 15:39 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nashih Nashrullah

Badai (ilustrasi)

Badai (ilustrasi)

Foto: AP
Kerugian diperkiran mencapai 1,1 miliar dolar ASi

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN –  Hujan lebat disertai angin kencang menghancurkan sebagian infrastruktur Italia. Sejak sepekan bencana alam menerpa setidaknya sebanyak 17 warga tewas. Badai juga mematikan 14 juta kehidupan bagi pohon-pohon di kota dan hutan. 

Badan Perlindungan Sipil Itali melaporkan pada Sabtu (3/11) melaporkan, seorang turis Jerman pada Jumat (2/11) tewas karena tersambar petir di Pulau Sardinia. Sementara satu warga lain tersambar petir beberapa hari sebelumnya dan tewas di rumah sakit 

"Hingga kini laporan yang kami terima terkait dengan cuaca buruk, 17 warga tewas," ujar juru bicara badan tersebut seperti dikutip laman Reuters, Ahad (4/11). 

Penyebab lain warga tewas, kata dia, disebabkan pohon tumbang. Asosiasi Pertanian Itali, Coldiretti mengatakan, angin kencang menghancurkan 14 juta pohon di bagian utara negara Itali.

Kerusakan terburuk terjadi di wilayah timur laut ke Sisilia atau tepat di barat daya di wilayah utara Trentino dan Veneto kota Venesia. Sejumlah jalan utama lumpuh akibat hujan lebat yang menyebabkan longsor.

Sementara di Pegunungan Alpen yang tak jauh dari Belluono, sekitar 100 kilometer utara Venesia, pohon-pohon pinus dan cemara merah diikat layaknya korek api. 

Permukaan bendungan Comelico Superore juga ditutupi denan batang-batang pohon yang jatuh ke sungai Paive. "Kami akan membutuhkan setidaknya satu abad untuk kembali ke normalitas, bagi pepohonan ini," kata Coldiretti.

Alun-alun kota dan jalan utama Venezia tenggelam beberapa meter oleh banjir tertinggi yang pernah dialami dalam satu dekade Itali.

Gubernur Veneto, Luca Zaia mengatakan, kerusakan akibat bencana alam di wilayahnya setidaknya bernilai 1 miliar Euro atau sekitar 1,1 miliar Dolar Amerika serikat (AS).

Kepala Badan Perlindungan Sipil, Angelo Borelli mengatakan, wilayah Veneto mencatat kekuatan angin hingga 180 kilometer per jam (112 mph). "Angin memporak-porandakan Veneto," kata dia.

Wakil Perdana Menteri Itali Matteo Salvini dilaporkan akan mengunjungi wilayah-wilayah terdampak parah bencana pada Ahad waktu setempat.

Sejak Selasa (30/10), badai besar melanda negara Italia. Borelli sebelumnya telah melaporkan, badai ganas tersebut menewaskan pada Selasa total warga tewas 11 warga.

"Kami menghadapi salah satu situasi meterologi paling kompleks dari 50 sampai 60 tahun terakhir," ujar Angelo Borelli.

 

sumber : Reuters/AFP
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA