Sabtu 08 Dec 2018 23:25 WIB

Polisi Mesir Lumpuhkan Dua Pelaku Teror Gereja

Dua pelaku diduga kuat terlibat dalam jaringan ISIS.

Ilustrasi Penembakan
Foto: Pixabay
Ilustrasi Penembakan

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO—  Polisi Mesir membunuh dua pria bersenjata, yang melancarkan serangan pada bulan lalu atas bus pembawa sejumlah orang Kristen di gubernuran Minya di selatan Kairo, kata kementerian dalam negeri pada Sabtu (8/12).

Polisi, yang dibantu militer, menemukan para pria tersebut di gubernuran Assiut, yang terletak di selatan Minya. 

Mereka memiliki tiga senjata otomatis, satu senapan, dan sejumlah amunisi.

Pasukan keamanan juga menemukan salah satu kendaraan dalam serangan pada 2 November itu, yang membunuh sedikit-dikitnya tujuh orang Kristen, yang kembali dari pembaptisan seorang anak di rumah ibadah Koptik di Mesir tengah.

“Telepon selular milik salah seorang korban serangan tersebut, Kamal Yousef Shehata, juga ditemukan,” kata kementerian itu.

Pada 3 November sehari setelah serangan tersebut dekat rumah ibadah St Samuel Sang Pengaku di Minya, pasukan keamanan membunuh 19 orang militan yang disangka terlibat dalam serangan tersebut.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan pada bulan lalu, yang terjadi tepat di tempat sama dengan serangan pada 2017, yang membunuh 28 orang Kristen. ISIS juga mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

 

 

 

 

sumber : Reuters/Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement