Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Guaido Berencana Pulang Ke Venezuela

Ahad 03 Mar 2019 15:07 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Friska Yolanda

Pemimpin Majelis Nasional Juan Guaido memproklamirkan diri sebagai presiden sementara Venezuela di Central University of Venezuela di Caracas, Jumat (8/2).

Pemimpin Majelis Nasional Juan Guaido memproklamirkan diri sebagai presiden sementara Venezuela di Central University of Venezuela di Caracas, Jumat (8/2).

Foto: AP Photo/Ariana Cubillos
Guaido mendeklarasikan dirinya sendiri sebagai presiden sementara Venezuela.

REPUBLIKA.CO.ID, QUITO -- Ketua oposisi Venezuela Juan Guaido mengatakan akan pulang setelah menyelesaikan konjungannya ke Ekuador. Meningkatkan kemungkinan ketegangan dengan pemerintah Nicolas Maduro yang berkuasa. 

"Saya mengumumkan akan pulang ke rumah dari Ekuador," kata Guido setelah bertemu dengan Presiden Ekuador Lenin Moreno, Ahad (3/2). 

Guaido yang mendeklarasikan dirinya sendiri sebagai presiden sementara Venezuela juga mengajak rakyat Venezuela untuk menggelar unjuk rasa pada hari Senin dan Selasa. Hari yang bertepat dengan musim Karnaval Venezuela. 

Guiado diakui oleh Amerika Serikat (AS) dan 50 negara lainnya sebagai pemimpin sementara Venezuela. Ia tidak mengatakan kapan persisnya ia akan pulang. Juru bicaranya, Edward Rodriguez mengatakan 'kemungkinan' Guaido akan kembali pada hari Senin. 

"Kami hanya memiliki sedikit hal untuk dirayakan dan banyak hal untuk dilakukan," tambah Guaido. 

Baru-baru ini ia mengunjung negara-negara Amerika Latin seperti Brasil, Paraguay dan Argentina. Ia mengkampanyekan tekanan terhadap Maduro agar penerus Huga Chavez tersebut mengundurkan diri. 

Ada kemungkinan kepulangan Guaido akan membuka kesempatan bagi pihak berwenang Venezuela menangkapnya. Berulang kali Guaido menegaskan ia berusaha agar transisi Venezuela berjalan dengan damai. Transisi yang dapat membuat Venezuela mengatasi krisis politik dan kemanusiaan yang sedang mereka hadapi. 

Pada pekan lalu Guaido berusaha membawa masuk bantuan kemanusiaan dari AS dan negara-negara lainnya. Tapi upayanya tersebut gagal karena pasukan keamanan Venezuela yang masih loyal kepada Maduro menahan bantuan tersebut. 

Maduro menggambarkan Guaido bagian dari upaya AS untuk menggulingkannya. Guaido bertemu dengan Moreno di kota pelabuhan Salinas. Moreno mengatakan ia mendukung upaya Guaido untuk membawa 'perubahan demokratis' ke Venezuela. 

 

sumber : AP
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA