Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

'Pengusiran Dubes Jerman adalah Ancaman'

Kamis 07 Mar 2019 22:10 WIB

Rep: Fergi nadira/ Red: Dwi Murdaningsih

Juan Guaido

Juan Guaido

Foto: AP
Dubes Jerman diberi waktu 48 jam untuk meninggalkan Venezuela.

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN - Pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido mengatakan, pengusiran duta besar (Dubes) Jerman oleh pemerintahan Nicolas Maduro merupakan ancaman terhadap Jerman. Dia menegaskan tindakan tersebut dapat meruntuhkan hubungan Venezuela dengan Jerman.

"Tindakan ini merupakan ancaman terhadap Jerman," ujar Guaido pada Kamis (7/3).

Baca Juga

Diketahui, Dubes Jerman, Daniel Kriener mengalami tidakan tidak menyenangkan oleh pihak berwenang Caracas. Kriener diusir keluar negara kaya minyak itu ketika dia menyambut Guaido di bandara Caracas bersama dubes dan diplomat dari kedutaan Eropa lainnya.

Pemerintah menyatakan Kriener diberikan waktu 48 jam untuk meninggalkan negara itu. Pemerintah menuduhnya ikut campur dalam urusan internal, meskipun tidak memberikan rincian spesifik.

"Venezuela menganggap tidak dapat diterima bahwa seorang diplomat asing melakukan di wilayahnya peran publik yang lebih dekat dengan seorang pemimpin politik yang selaras dengan agenda konspiratorial sektor ekstrem oposisi Venezuela," kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.

Seorang juru bicara kementerian luar negeri Jerman mengonfirmasi bahwa Venezuela telah mengusir duta besarnya. Saat ini kementerian tersebut sedang berkonsultasi dengan sekutu-sekutunya terkait masalah yang terjadi.

Sebagian besar negara-negara Barat, termasuk Jerman, mengakui Guaido sebagai kepala negara Venezuela yang sah. Selain itu juga negara-negara tersebut mendukung rencana untuk membentuk pemerintahan transisi menjelang pemilihan umum yang bebas.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA