Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Setelah Tembakan, Polisi Temukan Bom di Masjid Selandia Baru

Jumat 15 Mar 2019 13:19 WIB

Rep: Rizky Jaramaya / Red: Nur Aini

Ambulans terlihat di luar masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3). Penembakan terjadi di Masjid Al Noor saat jamaah menunaikan shalat Jumat.

Ambulans terlihat di luar masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3). Penembakan terjadi di Masjid Al Noor saat jamaah menunaikan shalat Jumat.

Foto: AP Photo/Mark Baker
Polisi tangkap empat pelaku penembakan di masjid Selandia Baru.

REPUBLIKA.CO.ID, CHRISTCHURCH -- Polisi telah menangkap empat pelaku penembakan di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood, Christchurch, Selandia Baru. Selain itu, polisi menemukan beberapa bom di kedua masjid tersebut.

Komisaris Polisi Mike Bush mengatakan, polisi setempat telah menangkap tiga pria dan satu wanita di Christchurch. "Polisi telah melakukan tindakan yang sangat berani untuk menangkap pelaku," ujarnya, dilansir Stuff News, Jumat (15/3).

Bush mengatakan, beberapa bom juga telah ditemukan di lokasi kejadian. Bom tersebut kini telah ditangani oleh staf militer. Sejauh ini 27 korban dilaporkan meninggal dunia akibat penembakan tersebut. Bush tidak ingin berspekulasi karena polisi masih terus melakukan investigasi.

"Kami tidak bisa berasumsi," kata Bush.

Polisi sedang menyiapkan posko bagi keluarga untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang hasil identifikasi korban. Bush juga mengimbau kepada seluruh warga Christchurch agar tidak keluar rumah dan mengunci rumah mereka hingga situasi aman. Selain itu, polisi meminta seluruh masjid di wilayah tersebut menutup pintu-pintu mereka.

"Kami meminta kepada seluruh warga Selandia Baru agar dapat melaporkan ke 111 apabila melihat ada sesuatu yang mencurigakan," kata Bush.

Bush mengimbau agar warga Selandia Baru tidak mengunggah atau membagikan video penembakan yang kini tengah viral. Diketahui, rekaman video beredar luas di media sosial.

Video itu diduga diambil oleh seorang pria bersenjata dan diposting secara online saat serangan itu berlangsung. Dalam video tersebut menunjukkan bahwa dia mengemudi dan masuk ke salah satu masjid, kemudian menembak secara acak pada orang-orang di dalamnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA