Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Netanyahu dan Gantz Saling Klaim Menangkan Pemilu Israel

Rabu 10 Apr 2019 03:33 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Friska Yolanda

Perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu berpose usai melakukan pencoblosan dalam pemilu Israel, Selasa (9/4) waktu setempat.

Perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu berpose usai melakukan pencoblosan dalam pemilu Israel, Selasa (9/4) waktu setempat.

Foto: AP Photo/Ariel Schalit
Menurut komisi, sekitar 61,2 persen warga Israel telah menggunakan hak pilihnya.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Pemimpin Partai Likud Benjamin Netanyahu serta pemimpin aliansi Biru dan Putih Benny Gantz sama-sama mengklaim memenangkan pemilu parlemen Israel (Knesset). Kendati demikian, komisi pemilihan Israel belum merilis hasil penghitungan suara resmi. 

Baca Juga

"Blok sayap kanan yang dipimpin oleh Likud memenangkan kemenangan yang jelas. Saya berterima kasih kepada warga Israel atas kepercayaan Anda," kata Netanyahu melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa (9/4) malam waktu setempat, dikutip laman the Times of Israel

Netanyahu yang saat ini masih menjabat sebagai perdana menteri mengatakan akan segera menyusun pemerintahan barunya. "Saya akan mulai menyusun pemerintahan sayap kanan dengan mitra alami kami malam ini," ujarnya. 

Di sisi lain, pesaing utama Netanyahu, Benny Gantz, juga mengklaim kemenangan untuk aliansi politik Biru dan Putih. "Kami menang! Publik Israel telah mengtakannya," kata Gantz dalam sebuah pernyataan. 

Kendati sama-sama telah mengklaim kemenangan, namun komisi pemilihan Israel belum merilis hasil resmi pemilu. Menurut komisi, sekitar 61,2 persen warga Israel telah menggunakan hak pilihnya pada Selasa (9/4). 

Lebih dari 40 partai politik bersaing memperebutkan 120 kursi di Knesset. Kendati demikian hanya sekitar 12 partai yang diperkirakan akan melewati ambang pemilihan. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA