Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Sebut Netanyahu Rasialis, Bernie Sanders Dikecam

Rabu 24 Apr 2019 13:41 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Ani Nursalikah

Senator Amerika Serikat (AS) Bernie Sanders resmi mencalonkan diri dalam pilpres AS 2020.

Senator Amerika Serikat (AS) Bernie Sanders resmi mencalonkan diri dalam pilpres AS 2020.

Foto: AP Photo/Carolyn Kaster
Sanders secara terbuka menyatakan pemerintahan Netanyahu rasialis.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Seorang menteri di kabinet pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Tzachi Hanegbi, mengecam pernyataan Senator Amerika Serikat (AS) Bernie Sanders. Sanders diketahui menyebut pemerintahan Netanyahu rasialis.

Baca Juga

"Kami mengutuk pernyataan seperti yang dibuat oleh Sanders, yang benar-benar aneh. Pemerintah Israel bukan pemerintah rasialis, juga tidak termasuk menteri rasialis tunggal," ujar Hanegbi kepada stasiun televisi Israel Reshet 13, Selasa (23/4).

Dia pun menanggapi komentar Sanders yang mengatakan pemerintahan Netanyahu berhaluan kanan. "Menjadi sayap kanan bukanlah tidak sah dan aneh bahwa Partai Demokrat (AS) mengizinkan salah satu anggota seniornya tidak menghormati pilihan demokratis Negara Israel," kata Hanegbi.

Sebelumnya Sanders secara terbuka menyatakan pemerintahan Netanyahu rasialis. Kendati demikian, bukan berarti dia anti terhadap Israel sebab beberapa anggota keluarganya juga tinggal di negara tersebut.

"Tapi kenyataannya, Netanyahu adalah politikus sayap kanan dan saya pikir dia memperlakukan rakyat Palestina dengan tidak adil,” kata Sanders.

Dia mengatakan AS mengucurkan bantuan militer miliaran dolar kepada Israel. Namun AS harus berurusan dengan Timur Tengah menggunakan cara tersendiri.

“Dengan kata lain, tujuannya adalah untuk mencoba menyatukan orang dan tidak hanya mendukung satu negara, yang dijalankan oleh pemerintah sayap kanan rasialis,” kata Sanders merujuk kepada pemerintahan Netanyahu.

Dia menegaskan Israel memiliki hak hidup aman dan damai serta tidak menjadi sasaran serangan. “Tapi AS tidak hanya harus berurusan dengan Israel, tapi juga dengan Palestina,” ujarnya.

Sanders resmi mencalonkan diri dalam pilpres AS 2020. Pada 2016, dia kalah dalam bursa pemilihan capres di Partai Demokrat oleh Hillary Clinton. Sanders sendiri adalah keturunan Yahudi. Ayahnya adalah imigran Yahudi asal Polandia.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA