Jumat 10 May 2019 11:50 WIB

AS Tangkap Analis Intelijen karena Bocorkan Dokumen

Analis intelijen AS bocorkan dokumen ke wartawan.

Red: Nur Aini
Intelijen, ilustrasi
Intelijen, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Seorang mantan analis intelijen ditangkap pada Kamis (9/5) atas dugaan memiliki dan mengungkapkan informasi pertahanan nasional rahasia mengenai program serangan pesawat tanpa awak (drone) AS kepada seorang wartawan. Informasi penangkapan tersebut diungkapkan Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Analis itu, yang bernama Daniel Everette Hale, 31 tahun, dari Nashville, Tennessee, telah bekerja di Lembaga Keamanan Nasional (NSA) dan Lembaga Intelijen Geospasial Nasional (NGA). Ia mulai berkomunikasi dengan wartawan tersebut sejak 2013.

Baca Juga

Dokumen-dokumen yang bersifat rahasia kemudian dipublikasikan oleh media berita daring wartawan itu. Dakwaan tidak menyebutkan media dan nama wartawan tersebut, namun gambaran yang ada mengacu pada Jeremy Scahill dari media Intercept.

Pada Oktober 2015, Intercept menyiarkan serangkaian tulisan oleh Scahill dan beberapa wartawan dengan judul "Laporan Drone". Dalam tulisan-tulisan berseri itu, Intercept mengungkapkan bahwa pihaknya mempunyai satu sumber yang telah membocorkan dokumen-dokumen rahasia karena sumber itu merasa publik Amerika "memiliki hak untuk memahami proses orang-orang dimasukkan dalam daftar pembunuhan dan akhirnya dibunuh."

Dakwaan-dakwaan yang dikenakan terhadap Hale pada Kamis itu menandai upaya penumpasan terbaru terhadap media yang membocorkan rahasia, oleh Departemen Kehakiman. Upaya sebelumnya dimulai ketika Jeff Sessions menjabat sebagai Jaksa Agung.

Selama kepemimpinan Presiden Donald Trump, Pemerintah AS telah mengajukan perkara-perkara kejahatan terhadap pembocor informasi. Salah satunya termasuk mantan analis intelijen Reality Winner,yang membocorkan laporan mengenai campur tangan Rusia dalam pemilihan 2016 serta membocorkannya kepada laman berita Intercept.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement