Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Saudi Lumpuhkan Kelompok Teroris di Qatif

Ahad 12 May 2019 14:45 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Esthi Maharani

Teroris (ilustrasi)

Teroris (ilustrasi)

Foto: www.dw-world.de
Sel yang belum lama dibentuk ini sedang bersiap untuk melakukan kegiatan terorisme

REPUBLIKA.CO.ID, QATIF -- Pihak berwenang Arab Saudi telah melumpuhkan sel-sel teroris dalam sebuah serangan di wilayah Qatif timur. Saudi Press Agency melaporkan, sel yang belum lama dibentuk ini sedang bersiap untuk melakukan kegiatan terorisme terhadap keamanan negara.

Juru bicara keamanan negara mengatakan, para teroris itu terbunuh setelah mereka menembak pasukan keamanan yang telah mengepung sebuah apartemen di lingkungan Sanabis. Tidak ada warga sipil maupun pasukan keamanan yang terluka dalam operasi tersebut.

"Mereka diminta untuk menyerah, tetapi tidak menanggapi dan menembaki pasukan keamanan yang menyebabkan mereka tewas," ujar juru bicara tersebut, dilansir Aljazirah, Ahad (12/5).

Menurut media setempat, pasukan keamanan Saudi mengepung kota Umm al-Hamam di Qatif selama lebih dari 15 jam, di mana mereka menggerebek beberapa rumah untuk mencari tersangka. Pihak berwenang Saudi menuduh mereka melakukan tindakan terorisme di wilayah timur.

Provinsi Timur Arab Saudi, yang mencakup Qatif, telah mengalami serangan kerusuhan sejak 2011 ketika pengunjuk rasa pemberontakan Arab Spring turun ke jalan. Para demonstran menuntut diakhirinya diskriminasi oleh pemerintah yang didominasi Sunni. Tuduhan ini kemudian dibantah oleh Riyadh.

Salah satu pemimpin gerakan protes, pemimpin Syiah terkemuka dan cendekiawan Nimr al-Nimr, dieksekusi pada 2016 setelah dinyatakan bersalah atas tuduhan terorisme. Eksekusi Nimr memperburuk ketegangan di Teluk, terutama dengan Iran. Komunitas Syiah diperkirakan mencapai antara 10 dan 15 persen dari total 32 juta populasi Saudi

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA