Monday, 9 Syawwal 1441 / 01 June 2020

Monday, 9 Syawwal 1441 / 01 June 2020

Malaysia Peringatkan Warganya di Indonesia

Rabu 22 May 2019 18:45 WIB

Red: Nur Aini

Bendera Indonesia dan Malaysia

Bendera Indonesia dan Malaysia

Malaysia meminta warganya di Indonesia untuk jauhi kantor KPU dan Bawaslu.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Kementerian Luar Negeri Malaysia meminta warganya di Indonesia menjauhi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Imam Bonjol dan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI di Jalan MH Thamrin Jakarta. Pengumuman itu diterbitkan lewat siaran pers Kemenlu yang diterima media massa di Kuala Lumpur, Rabu (22/5)..

Baca Juga

Menyusul pengumuman keputusan Pemilihan Umum (Pemilu) Republik Indonesia 2019 pada 21 Mei 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), demonstrasi telah terjadi di beberapa lokasi di sekitar Jakarta Pusat, untuk menolak keputusan tersebut.

Di antara lokasi yang merupakan pusat konsentrasi massa adalah di depan Gedung Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Sejauh ini, enam orang dilaporkan meninggal dunia dan 117 orang cedera dan situasi di Jakarta Pusat terkendali dan masih dalam keadaan Siaga 1.

Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta melaporkan terdapat kemungkinan bahwa demonstrasi besar-besaran akan dilakukan dalam waktu dekat di depan kantor KPU dan Bawaslu di Jakarta Pusat dan kota-kota lain di seluruh Indonesia. Kementerian Luar Negeri juga mengkonfirmasi bahwa, sejauh ini, tidak ada warga Malaysia dilaporkan terlibat atau terdampak secara langsung akibat demonstrasi tersebut.

Masyarakat Malaysia yang berada di Indonesia diminta supaya menjauhi kawasan-kawasan konsentrasi peserta demonstrasi, mengikuti perkembangan terkini, dan mematuhi arahan pihak setempat dari waktu ke waktu.

Warga Malaysia yang berada di sekitar Jakarta Pusat dan memerlukan bantuan konsuler diminta menghubungi pihak Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta melalui alamat surel mwjakarta@kln.gov.my dan jkonsular@gmail.com atau telepon +62 215 224 947/+62 813 8081 3036.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA