Monday, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Monday, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Kasus Demam Berdarah di Queensland Picu Peringatan Wabah

Jumat 24 May 2019 16:11 WIB

Red:

abc news

abc news

Kasus gigitan nyamuk ini pertama kali terjadi setelah beberapa puluh tahun terakhir.

Pihak berwenang di kota Rockhampton (Queensland) sedang melakukan usaha menanggulangi kasus demam berdarah setelah munculnya kasus gigitan nyamuk lokal yang pertama kalinya terjadi selama beberapa puluh tahun terakhir.

Para petugas di kota yang terletak 615 km dari ibukota Queensland Brisbane tersebut hari ini akan mendatangi semua rumah di sekitar pasien yang terpapar demam berdarah tersebut guna memperingatkan warga setempat agar mengambil tindakan pencegahan.

Selama bila ada kasus demam berdarah di sana, mereka yang terkena mendapat gigitan dari tempat lain dan baru menderita setelah berada di sana. Walikota Rockhampton Margaret Strelow mengatakan pihak berwenang setempat dengan serius memperhatikan masalah tersebut.

"Mereka akan mulai dengan rumah yang ditemukan kasus, rumah yang terkena dampak dan kemudian bekerja dalam lingkaran terkonsentrasi," kata Strelow.

"Seperti yang saya pahami, tidak perlu nyamuk dalam jumlah besar untuk menjadi kasus - yang mungkin merupakan masalah besar dalam hal ini - tetapi kami percaya pasti ini kasus pertama dimana pasien terkena gigitan nyamuk lokal."

Direktur Unit Kesehatan Masyarakat Queensland Tengah, Dr Gulam Khandaker mengatakan orang itu digigit nyamuk Aedes aegypti setempat, yang bisa menularkan penyakit ini.

"Individu itu tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri atau bepergian ke Queensland utara, tempat wabah demam berdarah diketahui terjadi," kata Dr Khandaker.

"[Nyamuk Aedes aegypti] ada di beberapa daerah di Rockhampton, namun, karena jumlah nyamuknya kecil dan terletak di daerah dengan kepadatan populasi rendah, kasus lokal biasanya tidak terjadi.

"Queensland Health memiliki rencana manajemen demam berdarah yang komprehensif untuk mengelola kasus dan wabah demam berdarah."

Dr Khandaker mengatakan gejala demam berdarah dapat berkisar dari ringan hingga berat. "Gejala khas demam berdarah dapat meliputi serangan demam mendadak, kelelahan ekstrim, sakit kepala hebat, nyeri otot dan sendi, kehilangan nafsu makan, muntah, diare, sakit perut, ruam, perdarahan kecil dari hidung atau gusi dan/atau periode menstruasi yang berat," katanya.

"Siapa pun yang mengalami gejala ini harus segera memeriksakan diri ke dokter umum untuk mendiskusikan perlunya tes demam berdarah. "Virus dengue tidak menyebar langsung dari orang ke orang.

"Perlindungan terbaik terhadap penyakit yang ditularkan nyamuk, seperti demam berdarah, adalah dengan menghindari digigit nyamuk."

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ABC News (Australian Broadcasting Corporation). Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ABC News (Australian Broadcasting Corporation).
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA