Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Warga Timur Tengah Lebih Banyak Buka Facebook Saat Ramadhan

Selasa 28 May 2019 14:09 WIB

Rep: Rossi Handayani / Red: Nur Aini

Facebook

Facebook

Foto: EPA
Warga Timur Tengah lebih banyak buka Facebook dan Youtube saat Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Bulan suci Ramadhan, dengan hari-hari puasa dan ibadah yang panjang dimaksudkan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Namun selain berpuasa, ternyata orang juga lebih banyak menghabiskan waktu membuka Facebook di Timur Tengah.

Baca Juga

Orang-orang di Timur Tengah menghabiskan hampir 58 juta jam lebih banyak di Facebook selama bulan Ramadhan. Mereka juga menonton lebih banyak video YouTube, mulai dari tips kecantikan dan resep hingga olahraga, serta drama TV. Itu dilakukan lebih banyak daripada waktu lainnya sepanjang tahun.

"Konsumsi dan waktu yang dihabiskan untuk platform kami memang meningkat," kata Direktur Pengelola Facebook untuk Mideast dan Afrika Utara, Ramez Shehadi.

Untuk Facebook yang juga memiliki Instagram dan Google yang memiliki YouTube, Ramadhan membawa bisnis yang disambut baik di wilayah ini. Orang-orang lebih banyak tidur di malam hari selama bulan Ramadhan. Mereka juga memiliki lebih banyak waktu istirahat, terutama sebelum berbuka puasa, makan malam berbuka puasa, dan sahur. Selain itu, banyak juga yang bekerja lebih pendek di siang hari.

Shehadi mengatakan, semua itu berarti lima persen lebih banyak waktu dihabiskan di platform Facebook, atau hampir 58 juta jam.  Dengan kata lain, ada hampir dua juta jam waktu tambahan yang dihabiskan setiap hari di Facebook di Timur Tengah selama Ramadhan.

Menurut Google, Ramadhan juga merupakan musim puncak untuk beriklan di wilayah tersebut. Sebab drama TV, dan opera mendapatkan peningkatan pemirsa 151 persen di YouTube selama bulan suci.

"Pendapatan kami adalah fungsi dari keterlibatan orang-orang. Semakin banyak yang mereka terlibat di platform kami, semakin banyak yang pengiklan ingin dapat menjangkau mereka yang terlibat.  Itulah yang mendorong pendapatan kami," ucap Shehadi.

Begitu banyak pendapatan iklan yang dihabiskan selama Ramadhan sehingga Google meluncurkan "The Lantern Award" untuk merayakan iklan paling kreatif dan menarik di bulan ini.

Google tidak mengungkapkan total waktu tontonan untuk YouTube selama Ramadhan, tetapi mengatakan bahwa di Mesir, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, misalnya, menonton video olahraga melonjak 22 persen. Kemudian video perjalanan 30 persen, dan permainan aksi, simulasi dan  video game sebesar 10-20 persen selama bulan suci.

Orang-orang juga menghabiskan 27 persen lebih banyak waktu menonton konten keagamaan di YouTube di bulan Ramadhan.

"Bagi kami, YouTube menyatukan orang.  Kami melihat banyak orang ingin menonton bersama," kata Kepala komunikasi Google di Mideast dan Afrika Utara, Joyce Baz.

Dia menambahkan bahwa produk Google, seperti mesin pencari, ada untuk menyederhanakan kehidupan orang-orang. Google "Kiblat Finder," misalnya, membantu umat Islam menemukan arah Mekah untuk shalat ke arah yang tepat, di mana pun mereka berada.

Google menyatakan, permintaan pencarian tren teratas tahun ini selama pekan pertama Ramadhan di Mesir, Irak dan Arab Saudi termasuk, Game of Thrones, waktu shalat, acara TV Ramadhan, pengaturan waktu film dan hasil Liga Inggris.

Sementara itu, beberapa aplikasi unduhan paling populer di Timur Tengah di Google Play store selama bulan Ramadhan meliputi permainan seperti Stack Ball, aplikasi streaming seperti Vu dan Shahid, serta Noon dan Jolly Chic.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA