Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Putin Dorong Anak-Anak untuk Membaca Alquran

Sabtu 08 Jun 2019 06:33 WIB

Rep: Nugroho Habibi/ Red: Nidia Zuraya

Vladimir Putin

Vladimir Putin

Foto: EPA/Sergei Chirikov
Menurut Putin membaca kitab suci, termasuk Alquran, dapat memberi banyak manfaat

REPUBLIKA.CO.ID, SAINT PETERSBURG -- Presiden Rusia Vladimir Putin mendorong anak-anak untuk membaca Alkitab, Alquran dan Taurat. Hal itu disampaikan Putin saat ditanya buku bacaan yang akan direkomendasikan untuk anak-anak di seluruh dunia.

"Biarkan mereka (anak-anak) membaca Alkitab, itu berlaku dalam hal apa pun, terbukti bermanfaat, biarkan mereka juga membaca Alquran dan Taurat," ujar Putin dikutip dari Sputnik News, Kamis (6/6).

Menurutnya, membaca kitab suci dapat memberi manfaat dalam banyak hal serta dapat menumbuhkan jiwa kemanusiaan (humanisme). Putin menjelaskan, kitab suci seharusnya diajarkan kepada anak usia dini agar nantinya mereka dapat membawa perubahan dunia ke arah yang lebih baik.

Putin meyakini, semua agama bersumber pada ide-ide kemanusiaan. "Itu pasti akan baik untuk anak laki-laki maupun nak perempuan, karena semua agama dunia didasarkan pada ide-ide kemanusiaan", tuturnya.

Putin menilai, dunia akan lebih baik jika banyak orang mengikuti pedoman agama termasuk anak-anak. Selain itu, dia menyatakan di semua ajaran agama dapat memberi ketenangan terhadap pemeluknya.

"Di semua agama di dunia, terdapat sesuatu yang humanistik, dan jika kita mengikuti ajaran itu, dunia akan menjadi lebih baik, lebih tenang dan lebih stabil," ungkapnya.

Meskipun bukan pemeluk agama Islam, Putin seringkali memberi perhatian pada umat muslim. Dalam sejumlah kesempatan, dia menyatakan komunitas muslim di Rusia merupakan bagian penting dalam negara tersebut. Dia menyatakan muslim telah memberi kontribusi besar terhadap Sejarah panjang Rusia.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA