Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Modi Kunjungi Gereja Sri Lanka

Senin 10 Jun 2019 08:20 WIB

Rep: Fergi Nadira B/ Red: Reiny Dwinanda

Narendra Modi, menandatangani berkas usai mengucapkan sumpah jabatan untuk kedua kalinya sebagai perdana menteri di New Delhi, Kamis (30/5).

Narendra Modi, menandatangani berkas usai mengucapkan sumpah jabatan untuk kedua kalinya sebagai perdana menteri di New Delhi, Kamis (30/5).

Foto: AP Photo/Manish Swarup
PM India Narendra Modi tunjukkan solidaritas dengan kunjungi Sri Lanka.

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Perdana Menteri India Narendra Modi pada Ahad memberikan penghormatan kepada mereka yang dibunuh oleh para militan dalam serangan-serangan Paskah di Sri Lanka. Modi menjanjikan dukungan bagi negara pulau itu, sementara New Delhi berupaya mengimbangi peningkatan pengaruh Cina di kawasan itu.

Setelah meraih kemenangan dalam pemilihan dan berkuasa kembali untuk periode kedua, Modi melakukan lawatan ke Sri Lanka sebagai bagian dari perjalanan keluar negeri pertama untuk selama beberapa jam. Pada Sabtu, dia tiba dari Maladewa dan menyerukan konferensi global untuk mengatasi ancaman terorisme.

Dalam beberapa tahun belakangan, kehadiran Cina berkembang di Sri Lanka dan Maladewa, sementara Beijing membiayai proyek-proyek infrastruktur dan mengusahakan hubungan militer lebih erat khususnya angkatan lautnya. Namun, utang dari pembangunan proyek-proyek itu menjadi beban bagi kedua negara.

India melakukan apa yang disebutnya kebijakan luar negeri "tetangga terlebih dahulu" yang berpusat pada sekutu-sekutunya di Asia Selatan, walaupun ada sedikit isyarat mengenai hangatnya dalam hubungan dengan musuh bebuyutan Pakistan.

"India tidak pernah melupakan teman-teman ketika mereka membutuhkan," cicit Modi, pemimpin luar negeri pertama yang mengunjungi Sri Lanka sejak serangan-serangan tersebut, setelah menginjakkan kakinya di negara tetangga India itu. Modi kemudian berdoa dan meletakkan karangan bunga di tempat ibadah St Anthony, gereja Katolik di Kolombo yang dibom pada 21 April bersama dua gereja lainnya dan empat hotel.

"Saya yakin Sri Lanka akan bangkit lagi. Aksi pengecut tak dapat mengalahkan semangat Sri Lanka," cicit Modi selanjutnya.

Pada Kamis, Menteri Luar Negeri India Vijay Gokhale mengatakan India akan terus menyediakan dukungan bagi Sri Lanka dalam memerangi kelompok-kelompok ekstremis. New Delhi juga sedang mengembangkan proyek-proyek multilateral lagi, antara lain menggandeng Jepang untuk membangun terminal pelabuhan di Kolombo yang sudah ditandatangani bulan lalu, katanya.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA