Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Kolam Renang 360 Derajat Pertama Ada di London

Jumat 14 Jun 2019 02:00 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Muhammad Hafil

Kolam renang dengan pemandangan 360 derajat cakrawala

Kolam renang dengan pemandangan 360 derajat cakrawala

Foto: Compass pools
Kolam renang ini akan menampung 600 ribu liter air.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Rencana untuk membangun kolam renang tanpa batas di atap dengan pemandangan 360 derajat cakrawala sedang berjalan di London, Inggris. Konstruksi kolam akan dimulai pada tahun 2020.

Kolam renang ini akan menampung 600 ribu liter air dan berada ada di atas bangunan 55 lantai. Kolam bernama Infinity London ini pun telah diresmikan oleh Compass Pools. Para desainer mengklaim konsep ini adalah yang pertama di dunia, menggambarkan struktur sebagai satu-satunya bangunan di dunia yang menggabungkan kolam tidak terbatas dengan 360 derajat.

"Kami menghadapi beberapa tantangan teknis yang cukup besar pada gedung ini, yang terbesar adalah bagaimana cara benar-benar masuk ke dalam kolam," kata perancang kolam renang dan direktur teknis Compass Pool Alex Kemsley, dikutip dari CNN, Jumat (13/6).

Kolam akan terbuat dari akrilik cor dan akan menampilkan sisi transparan dan lantai, sehingga pengunjung di bawah ini akan dapat melihat perenang bermain-main di atas mereka. Untuk menjaga pandangan tetap jelas, tidak ada tangga di luar kolam atau bangunan, sehingga akan disediakan  tangga spiral yang berputar untuk memberikan akses bagi perenang.

"Solusinya didasarkan pada pintu dari dasar, ditambah dengan tangga spiral berputar yang naik dari lantai kolam ketika seseorang ingin masuk atau keluar, ujung tombak mutlak dari kolam renang dan desain bangunan dan sedikit sentuhan James Bond," ujar Kemsley.

Kolam ini juga akan dilengkapi dengan anemometer bawaan untuk memantau kecepatan angin. Alat ini akan dihubungkan dengan sistem manajemen bangunan yang dikendalikan komputer yang akan mengatur suhu kolam dan memastikan air tidak tumpah ke jalan di bawah. Air akan dipanaskan menggunakan energi limbah dari sistem pendingin udara gedung.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA