Sabtu, 23 Zulhijjah 1440 / 24 Agustus 2019

Sabtu, 23 Zulhijjah 1440 / 24 Agustus 2019

AS Masih Buka Pintu Perundingan dengan Iran

Selasa 25 Jun 2019 17:08 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Ani Nursalikah

John Bolton

John Bolton

Foto: AP
AS tak menetapkan syarat apa pun bagi Iran bila hendak berunding.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Penasihat keamanan nasional Amerika Serikat (AS) John Bolton mengatakan negaranya masih membuka pintu bagi Iran bila hendak menjalin perundingan. Hal itu diungkapkan setelah AS menjatuhkan sanksi terhadap pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah pejabat militernya pada Senin (24/6).

Baca Juga

“Presiden (AS Donald Trump) telah membuka pintu bagi perundingan nyata untuk sepenuhnya menghilangkan program senjata nuklir Iran, sistem pengiriman rudal balistiknya, dukungannya terhadap terorisme internasional, dan perilaku jahat lainnya di seluruh dunia,” kata Bolton di Yerusalem.

Dia mengisyaratkan AS tak menetapkan syarat apa pun bagi Iran bila hendak berunding. “Semua yang perlu dilakukan Iran adalah berjalan melalui pintu yang terbuka itu,” ujarnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi mengatakan sanksi yang dikenakan AS terhadap Khamenei telah menutup pintu bagi diplomasi. "Sanksi yang tidak berguna terhadap Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam dan komandan diplomasi Iran berarti menutup pintu diplomasi oleh pemerintah putus asa AS," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa (25/6).

Menurut dia, sanksi tersebut turut menunjukkan watak asli Presiden AS Donald Trump yang tak memedulikan tatanan internasional. "Pemerintah Trump memusnahkan semua mekanisme internasional yang mapan untuk menjaga perdamaian serta keamanan dunia," ujarnya.

Sebelumnya, Duta Besar Iran untuk PBB Majid Takht Ravanchi mengatakan negaranya tidak akan setuju melakukan pembicaraan dengan AS selama sanksi masih diberlakukan. Pada Senin (24/6), pemerintahan Trump menjatuhkan sanksi kepada Khamenei dan delapan pemimpin senior Pasukan Garda Revolusi Iran. Komandan angkatan udara dan pasukan darat, serta lima pemimpin distrik angkatan laut Iran turut dikenakan sanksi oleh AS.

Menurut Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin, sanksi terhadap Khamenei adalah berupa pemblokiran akses terhadap aset-asetnya yant bernilai miliaran dolar. Mnuchin pun menyebut bahwa Trump telah menginstruksikan agar Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif turut dijatuhi sanksi akhir pekan ini.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA