Kamis, 21 Zulhijjah 1440 / 22 Agustus 2019

Kamis, 21 Zulhijjah 1440 / 22 Agustus 2019

Iran: Sanksi AS kepada Khamenei adalah Serangan pada Negara

Rabu 26 Jun 2019 04:38 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Nur Aini

Pesawat tanpa awak (Drone) Angkatan Udara AS (Ilustrasi)

Pesawat tanpa awak (Drone) Angkatan Udara AS (Ilustrasi)

Foto: VOA
AS menjatuhkan sanksi kepada pemimpin tertinggi Iran Khamenei.

REPUBLIKA.CO.ID, GENEVA -- Pemerintah Iran menyebutkan, adanya sanksi AS terhadap Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei adalah serangan terhadap negara tersebut.

“Sanksi #the_supreme_leader, yang untuk pertama kalinya mengeluarkan Fatwa terhadap semua bentuk #WMD, adalah serangan langsung ke suatu negara. Tindakan itu akan meningkatkan persatuan rakyat Iran," kata Juru bicara pemerintah Iran Ali Rabiei dalam bahasa Inggris di Twitter, Selasa (25/6).

Baca Juga

Rabiei mengatakan dalam tweet terpisah bahwa jika Amerika Serikat mengeluarkan sanksi terhadap Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, itu akan menunjukkan bahwa Washington tidak tertarik untuk bernegosiasi.

Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin mengatakan pada Senin (24/6) bahwa Zarif akan dikenakan sanksi pada minggu ini.

"#Trump mengklaim dia ingin bernegosiasi dan pada saat yang sama dia memberikan sanksi pada negosiator. Memberikan sanksi pada @JZarif menunjukkan semua klaimnya dangkal dan dia takut dengan #logical_diplomacy kami. Menghancurkan pesawat tak berawak AS, membuat kekacauan pada semua narasi AS tentang diplomasi," kata Rabiei.

Sebelumnya, pada Kamis pekan lalu, pasukan Iran menembak jatuh pesawat drone Global Hawk milik AS. Pesawat dibidik karena dianggap telah melanggar wilayah udara Iran. Namun, AS mengklaim pesawatnya terbang di zona udara internasional.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA