Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

KTT G-20 akan Dukung Perdagangan Bebas

Rabu 26 Jun 2019 16:42 WIB

Red: Ani Nursalikah

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 akan berlangsung pada 28-29 Juni 2019 di Osaka, Jepang.

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 akan berlangsung pada 28-29 Juni 2019 di Osaka, Jepang.

Foto: AP Photo/Jae C. Hong
AS dan Cina akan berunding mengakhiri perselisihan dagang.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Para pemimpin kelompok negara perekonomian besar dunia G-20 pada pekan ini akan menyatakan dukungan bagi perdagangan bebas guna mencapai pertumbuhan ekonomi global yang kuat, Rabu (26/6). Amerika Serikat dan Cina berupaya melanjutkan perundingan untuk mengakhiri perselisihan dagang di antara mereka.

Dampak yang meluas dari perang dagang AS-Cina itu telah mengguncang pasar dan menguji kesungguhan para anggota G-20 untuk bersatu dalam upaya mencegah resesi dunia. Para pemimpin G-20 akan bertemu di Kota Osaka di Jepang pekan ini.

Dalam menyiapkan pernyataan bersama, Jepang sebagai ketua KTT berupaya mencari landasan bersama antara Amerika Serikat dan negara-negara lainnya. AS menentang penyebutan yang mengarah pada kecaman pada proteksionisme sementara negara-negara lain menginginkan agar peringatan diperkuat soal risiko ketegangan perdagangan.

Rancangan pernyataan menunjukkan negara-negara G-20 akan menyorot dukungan pada perdagangan dan inovasi teknologi sebagai dua aspek kunci perekonomian global, menurut laporan surat kabar Asahi. Dokumen itu juga menekankan negara-negara anggota perlu menciptakan lingkaran yang positif agar manfaat pertumbuhan ekonomi yang kuat bisa dirasakan secara luas.

Pernyataan yang diusulkan soal dukungan bagi perdagangan bebas akan menjadi tanggapan atas tuntutan sejumlah negara Eropa agar peringatan dimasukkan dalam pernyataan akhir KTT soal penentangan terhadap penyebaran kebijakan proteksionisme.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA