Wednesday, 2 Rajab 1441 / 26 February 2020

Wednesday, 2 Rajab 1441 / 26 February 2020

Delegasi KTT G-20 Asal Brasil Tertangkap Bawa Kokain

Kamis 27 Jun 2019 16:38 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini

Para pemimpin negara kelompok G-20.

Para pemimpin negara kelompok G-20.

Foto: Reuters
Delegasi Brasil membawa 39 kilogram kokain dalam kopernya.

REPUBLIKA.CO.ID, OSAKA -- Prajurit Angkatan Udara Brasil yang masuk dalam daftar delegasi di KTT G-20 pemimpin Jair Bolsonaro tertangkap membawa narkoba jenis kokain pada Selasa (25/6) malam waktu setempat. Ia tertangkap membawa 39 kilogram kokain di dalam kopernya saat singgah di Bandara Andalusia, Seville, Spanyol, untuk melakukan transit.

Baca Juga

Juru bicara Guardia Civil mengonfirmasi tertangkapnya perwira tersebut. "Prajurit itu melakukan perjalanan dengan pesawat militer yang terbang dari Brasil dan berhenti di bandara Seville dalam perjalanan ke Tokyo," katanya seperti dikutip Guardian, Kamis (27/6)

"Prajurit itu tertangkap membawa kokain di bagasi tangannya dengan total 39 kg. Dia ditangkap karena dicurigai melakukan perdagangan narkoba dan saat ini ditahan di markas besar Sevilla, kami menunggu untuk hadir di hadapan hakim," kata juru bicara.

Menurut CNN, prajurit tersebut diidentifikasikan sebagai Sersan Silva Rodrigues (38 tahun). Pesawat yang membawanya juga membawa delegasi militer yang bertugas melindungi Presiden Brasil Jair Bolsonaro selama KTT G-20 di Osaka, Jepang.

Bolsonaro juga telah mengonfirmasikan penangkapan prajuritnya. Pada Selasa malam ia mengatakan, bahwa dia mendapatkan informasi tentang penahanan awak pesawat oleh menteri pertahanan.

"Saya segera memerintahkan menteri pertahanan untuk bekerja sama dengan polisi Spanyol untuk menetapkan fakta dan bekerja sama dengan setiap tahap penyelidikan, dan untuk memulai penyelidikan oleh polisi militer," kata presiden Brasil yang baru terplilih.

Bolsonaro mengatakan, terdapat sekitar 300 ribu laki-laki dan perempuan yang bergabung dengan angkatan bersenjata Brasil. Mereka dilatih untuk menegakkan prinsip-prinsip etika dan moralitas tertinggi. "Jika penerbang itu terbukti melakukan kejahatan, ia akan diadili dan dihukum sesuai dengan hukum," ujarnya.

Para pemimpin dunia akan berkumpul di Osaka pada Jumat dan Sabtu waktu Jepang. Osaka menjadi menjadi tuan rumah KTT G-20 pertama. Selain pertemuan utama, akan ada pertemuan antara menteri keuangan, gubernur bank sentral dan menteri luar negeri.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA