Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

110 Juta Dolar AS Disiapkan Negara Donor untuk Palestina

Ahad 30 Jun 2019 03:45 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Andri Saubani

Seorang perempuan Palestina berlari membawa bendera Palestina dan menghindari serangan gas air mata dari tentara Israel.

Seorang perempuan Palestina berlari membawa bendera Palestina dan menghindari serangan gas air mata dari tentara Israel.

Foto: aljazeera
Pengumpulan dana di tengah upaya AS memangkas bantuan dana untuk Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Lebih dari 110 juta dolar AS dikumpulkan pada akhir pekan ini. Dana tersebut dikumpulkan pada Selasa (25/6) lalu di sebuah konferensi yang menjanjikan untuk mendukung UNRWA (The United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East) untuk membangun Palestina.

Pengumpulan dana ini di tengah upaya Amerika Serikat (AS) bersikeras memangkas bantuan dana untuk Palestina. Komisaris Jenderal UNRWA Pierre Krahenbuhl mengatakan, dana itu akan memungkinkan UNRWA, kembali menyediakan layanan pendidikan dan kesehatan bagi warga Palestina.

Sekitar 35 negara ikut serta dalam konferensi tersebut, sebagian besar negara-negara Eropa dan Arab, dengan kontribusi terbesar berasal dari Uni Eropa, Jerman dan Inggris.  "Dana tersebut akan membantu menutupi biaya untuk bulan-bulan mendatang dan menghindari krisis anggaran," kata Krahenbuhl dikutip dari Palestina Info, Sabtu (29/6).

Konferensi itu diadakan pada hari yang sama ketika pemerintahan presiden Donald Trump mengungkap komponen ekonomi dari rencana perdamaian Timur Tengah di sebuah lokakarya di Bahrain yang diboikot oleh Otoritas Palestina. Krahenbuhl mengatakan, kepada wartawan bahwa tidak ada bentrokan antara acara janji UNRWA dan konferensi yang diselenggarakan AS di Bahrain karena, "Kita berurusan dengan kenyataan hari ini," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA