Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Bocah 12 Tahun Diduga Perkosa Anak 4 Tahun di Malaysia

Rabu 03 Jul 2019 07:54 WIB

Red: Ani Nursalikah

Pelecehan seksual anak.

Pelecehan seksual anak.

Foto: ABC
Dugaan pemerkosaan dilakukan setelah bocah laki-laki tersebut menonton video porno.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun diduga memperkosa seorang gadis berusia empat tahun tiga kali akibat pengaruh video porno yang dia tonton di ponsel, Selasa (2/7). Asisten Komisaris Polisi Batu Gajah Ahmad Adnan Basri mengatakan dalam sebuah pernyataan, bocah itu mengaku melakukannya setelah diinterogasi petugas.

Baca Juga

Dilansir di Channel News Asia, Selasa (2/7), gadis itu diasuh ibu anak laki-laki tersebut. Ketika dia mengeluh sakit di bagian pribadinya, ibu gadis itu membawanya ke Klinik Tanjung Tualang Jumat lalu.

Setelah menemukan luka di bagian pribadi korban, dokter menyarankan ibu untuk mengajukan laporan polisi. Bocah laki-laki itu berada di tahanan sampai 5 Juli.

Ahmad meminta orang tua berhati-hati ketika anak-anak mereka menjelajahi internet. Pekan lalu, Kementerian Pengembangan Wanita, Keluarga dan Komunitas meluncurkan serangkaian video untuk mendidik anak-anak prasekolah tentang pelecehan seksual.

Mereka berencana menyiarkan klip satu menit tersebut seperti iklan di Youtube. Video itu mengajarkan anak-anak tentang sentuhan yang aman dan tidak aman. Video menyasar anak-anak di atas usia dua tahun.

Video itu mendesak anak-anak melaporkan insiden sentuhan yang tidak pantas dari orang dewasa yang mereka percayai. Pada peluncuran itu, Wakil Perdana Menteri Wan Azizah Wan Ismail mengatakan anak-anak perlu diajari tentang apa itu sentuhan aman dan sentuhan buruk.

"Ini khususnya terjadi, dengan mempertimbangkan beberapa pelanggar adalah anggota keluarga dan teman keluarga," kata Wan Azizah yang juga Menteri Pengembangan Perempuan, Keluarga dan Masyarakat, seperti dikutip oleh Star.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA