Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Rusia Batalkan Jadwal Penerbangan ke Ceko

Selasa 02 Jul 2019 20:53 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nur Aini

Maskapai Rusia Aeroflot.

Maskapai Rusia Aeroflot.

Foto: EPA
Ceko menarik izin untuk rute penerbangan ke Rusia dan sebaliknya.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Aeroflot dan dua maskapai Rusia lainnya membatalkan penerbangan dari Ceko maupun sebaliknya, setelah Kementerian Transportasi Ceko menarik izin untuk rute penerbangan tersebut. Kementerian mengatakan, mereka mengambil tindakan tersebut setelah Rusia membatasi hak maskapai nasional Czech Airlines untuk menggunakan rute melintasi Siberia dalam penerbangannya dari Praha ke Seoul.

Baca Juga

Induk perusahaan Czech Airlines, Smartwings mengatakan dalam sebuah pernyataan, akses ke rute Siberia berada dalam perjanjian antarpemerintah. Tindakan Rusia tersebut belum pernah terjadi sebelumnya, dan mengancam kepentingan bisnis penerbangan untuk rute Praha-Seoul.

Pada Selasa (2/7) pagi, Rusia memberikan akses sementara ke rute transit hingga 7 Juli. Kementerian Transportasi Rusia mengatakan, pembicaraan antara otoritas penerbangan Rusia dan Ceko sedang berlangsung. Kementerian memperkirakan masalah ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat. 

Aeroflot terpaksa membatalkan penerbangan SU2010/2011, SU2014/2015, SU2016/2017 dan SU2018/2019 meskipun siap untuk terbang. Sementara, maskapai Rusia lainnya, Pobeda telah membatalkan penerbangan dua mingguan ke kota Karlovy Vary. 

Ural Airlines juga menangguhkan semua penerbangan rute Ceko, dan kota Yekaterinburg. Namun, direktur umum Ural Airlines menyatakan telah memperoleh izin untuk penerbangan dari Yekaterinburg, dan mereka akan menghidupkan lagi jadwal penerbangan seperti biasa. 

Bandara Praha menyatakan di situs webnya, pada pukul 09.30 waktu setempat, empat penerbangan dari Moskow dan satu penerbangan dari Zhukovsky telah dibatalkan. Sementara, penerbangan dari Seoul maupun sebaliknya tetap dijadwalkan seperti biasa. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA