Tuesday, 3 Rabiul Awwal 1442 / 20 October 2020

Tuesday, 3 Rabiul Awwal 1442 / 20 October 2020

Ratusan Jasad Ditemukan dalam Kuburan Massal Raqqa Suriah

Kamis 04 Jul 2019 10:18 WIB

Rep: Nugroho Habibi/ Red: Nashih Nashrullah

Tentara berpatroli di sebelah bangunan yang hancur di Kota Raqqa, Suriah, 11 Juni 2017.

Tentara berpatroli di sebelah bangunan yang hancur di Kota Raqqa, Suriah, 11 Juni 2017.

Foto: EPA/YOUSSEF RABIE YOUSSEF
Ratusan jasad diduga korban kebiadaban ISIS.

REPUBLIKA.CO.ID, RAQQA – Sebanyak 200 jasad ditemukan kembali dalam kuburan massal di dekat Kota Raqqa, Rabu (3/7). Jasad itu dikailm telah dieksekusi oleh kelompok ISIS. 

Di kuburan itu terdapat jasad lima lelaki setengah baya yang terbungkus dalam jumpsuits oranye yang biasanya dikenakan sandera IS. "Mereka dibelenggu dan ditembak di kepala," kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris Yasser al-Khamees.   

Khamees meyakini jasad itu telah terbunuh lebih dari dua tahun lalu. Namun, dia mengaku timnya tidak belum dapat mengidentifikasi secara tergesa-gesa.  

Baca Juga

Selain itu, dari kuburan itu juga ditemukan jasad tiga wanita yang diyakini telah dilempari batu sampai mati. "Tengkorak mereka patah parah dan menunjukkan tanda-tanda rajam," ucapnya.  

Khamees menceritakan, timnya pertama kali menemukan kuburan massal awal bulan lalu di tepi selatan Raqqa, bekas ibukota IS, Suriah. Secara keseluruhan, kuburan massal itu dapat menampung sebanyak 800 orang atau jasad.

Penemuan ini dapat membantu untuk mengidentifikasi lebih dari ribuan orang yang belum diketahui nasibnya. Termasuk di antaranya orang asing yang dipenjara IS yang sempat dilaporkan kantor berita AFP.

Diketahui, IS mengambil kendali penuh atas kota Raqqa pada awal 2014 dan menjadikannya ibukota de facto Suriah dari "kekhalifahan" lintas-perbatasannya. Namun, pasukan yang didukung AS berhasil mengusir kota yang dikuasai IS pada Oktober 2017. 

Kemudian, Dewan Sipil Raqqa (RCC) berhasil mengambil alih kota itu. RCC secara bertahap mengambil jasad-jasad dari reruntuhan akibat serangan selama berbulan-bulan.   

Pada Februari, tim penggali menemukan kuburan massal yang menampung sekitar 3.500 orang di kawasan pinggran daerah pertanian di Raqqa al-Fukheikha. Sejumlah kuburan massal lain juga telah diidentifikasi di sekitar kota. Salah satunya di kawasan yang dikenal dengan Panorama. Yakni, tempat dimana lebih dari 900 jasad dikuburkan.

 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA