Minggu, 24 Zulhijjah 1440 / 25 Agustus 2019

Minggu, 24 Zulhijjah 1440 / 25 Agustus 2019

Pesawat Jatuh di Swedia Utara, Sembilan Orang Meninggal

Senin 15 Jul 2019 05:47 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Ratna Puspita

Layanan darurat dengan bagian-bagian reruntuhan pesawat tiba di sebuah pelabuhan kecil dekat lokasi kecelakaan di sungai Ume di luar Umea, Swedia, 14 Juli 2019. Menurut laporan, sebuah pesawat olahraga kecil dengan sembilan orang di dalamnya telah jatuh menewaskan semuanya.

Layanan darurat dengan bagian-bagian reruntuhan pesawat tiba di sebuah pelabuhan kecil dekat lokasi kecelakaan di sungai Ume di luar Umea, Swedia, 14 Juli 2019. Menurut laporan, sebuah pesawat olahraga kecil dengan sembilan orang di dalamnya telah jatuh menewaskan semuanya.

Foto: EPA-EFE/SAMUEL PETTERSSON
Pesawat kecil yang dirancang untuk membawa penerjun payung itu jatuh.

REPUBLIKA.CO.ID, STOCKHOLM – Sebuah pesawat skydiving jatuh di dekat Umea, Swedia Utara, Ahad (14/7). Sembilan orang penumpang meninggal akibat insiden tersebut.

Pesawat kecil yang dirancang untuk membawa penerjun payung itu jatuh di sebuah pulau yang berada di Sungai Ume, tidak lama setelah lepas landas dari Bandar Udara Umea. Sembilan orang penerjun payung yang menjadi penumpang dalam pesawat itu meninggal.

Baca Juga

“Mereka sedang dalam perjalanan skydiving,” kata seorang juru bicara polisi setempat, Peder Jonsson, seperti dikutip dari Reuters, Ahad.

Polisi mengatakan, semua korban jiwa adalah warga negara Swedia. Sementara satu orang lainnya memiliki kewarganegaraan ganda. Namun, pihak berwenang tidak menyebutkan nama-nama korban.

Raja Carl XVI Gustaf pun mengungkapkan kesedihannya dalam sebuah pernyataan yang diunggah melalui akun Facebook-nya. “Mengingat kecelakaan udara tragis hari in di luar Umea yang merenggut nyawa sembilan orang, saya ingin menyampaikan belasungkawa. Keluarga saya dan saya mengirimkan perhatian kami kepada keluarga dan kerabat para korban,” tulisnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Swedia, Stefan Lofven menyebut, pemerintah telah melakukan komunikasi dengan pihak berwenang di lokasi kejadian untuk menyelidiki penyebab kecelakaan pesawat tersebut.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA